Beranda JAKARTA BPK Periksa Laporan Keuangan Kejaksaan RI 2021, Didukung Jaksa Agung

BPK Periksa Laporan Keuangan Kejaksaan RI 2021, Didukung Jaksa Agung

BPK
Kehadiran anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan pemeriksaan laporan keuangan Kejaksaan RI 2021. Telah mendapat dukungan dari Kejagung.

Informasi yang diperoleh bahwa Jaksa Agung Burhanuddin, mendukung kehadiran pihak anggota dari BPK tersebut.

Sebagaimana yang dikatakan Jaksa Agung di Jakarta, bahwa Pemeriksaan BPK tersebut tentunya dalam rangka menilai, menguji, dan mengevaluasi informasi keuangan dalam laporan keuangan.

BACA JUGA  Pemuda Katolik: Rakernas Pembangunan Pertanian Tonjolkan Ekspor Dan Ketahanan Pangan

Sebagaimana disajikan, dengan mendasarkan pada kesesuaian dengan standar akuntasi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

Diketahui dalam keteranganya pada entry meeting yang dihadiri oleh Pimpinan I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Hendra Susanto, Jumat (11/2/2022).

Adapun maksud dan tujuan entry meeting ini adalah guna menindaklanjuti surat tugas anggota Badan Pemeriksa Keuangan untuk melaksanakan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kejaksaan RI Tahun 2021 selama 95 hari.

BACA JUGA  Tersangka Tipikor Terminal Bunut Hilir Ditahan Kejari Kapuas Hulu

Serta surat auditor utama keuangan Negara I BPK RI mengenai Pemberitahuan Pemeriksaan.

Menurut Jaksa Agung, ikhtiar tersebut memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem tata kelola pemerintahan yang baik. Sebab ketertiban, transparansi, dan akuntabilitas setiap instansi pemerintah dalam mengelola keuangan negara yang dipercayakan dilingkungannya tercermin dari hasil pemeriksaan BPK.

“Sehingga wajar jika hasil pemeriksaan BPK menjadi parameter laporan keuangan,” kata dia, dilansir dari laman InfoPublik.id.

BACA JUGA  Warga Bintaro, Berhasil Ringkus Pencuri 1 Hp Sopir Taksi

Kejaksaan sebagai instansi penegak hukum mempunyai kewajiban untuk menjadi teladan dan mampu memberikan contoh yang baik. Bukan hanya dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, tetapi juga dalam hal pengelolaan anggaran.

“Saya bersyukur, Kejaksaan RI berhasil mempertahanan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima periode berturut-turut (sejak 2016 sampai dengan 2019). Capaian ini merupakan berkat evaluasi, bimbingan, dan arahan BPK kepada segenap jajaran adhyaksa,” ujar Jaksa Agung.

Burhanuddin berharap agar ini menjadi momentum penting untuk penguatan akuntabilitas keuangan Kejaksaan. Momen ini harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh melalui sinergi antara Tim Pemeriksa dan satuan kerja yang menjadi sampling pemeriksaan.

Jaksa Agung pun menginstruksikan kepada satuan kerja Kejaksaan RI yang menjadi sampling agar responsif dalam menyiapkan dan memberikan setiap data serta informasi yang diperlukan oleh tim pemeriksa secara benar dan akurat.

[Red]

BACA JUGA  Matel Rampas Motor Yamaha R15 Milik Nelayan Asal Sidamukti
Artikel sebelumyaMabuk Miras, Gadis 19 Tahun Pengemudi Mobil Tabrak Warung Kopi
Artikel berikutnyaJelang Muskomda, Pemuda Katolik Kalbar Kunjungi Panti Asuhan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.