Iklan
Iklan
BerandaNASIONALKapolda Kalbar Pastikan Situasi di PT Duta Palma Grup Bengkayang Kondusif

Kapolda Kalbar Pastikan Situasi di PT Duta Palma Grup Bengkayang Kondusif

REDAKSISATU.ID – Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, S.IK., M.H menyampaikan bahwa situasi di wilayah Kabupaten Bengkayang saat ini sudah kondusif, terkendali dan sudah diselesaikan dengan baik.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolda Irjen Pol Pipit Rismanto disela-sela membuka acara Lomba Mural dalam rangka Turnamen Bola Voli Kapolri Cup 2023 di Gor Pangsuma Kota Pontianak, Senin 21 Agustus 2023.

Seperti diketahui, kurang lebih selama dua pekan terakhir ini karyawan PT. Duta Palma Grup di Kecamatan Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang, telah melakukan mogok kerja karena hak-hak karyawan tidak dipenuhi oleh pihak Perusahaan Sawit itu. Diantaranya mengenai upah tidak sesuai UMK, upah lembur hingga pesangon bagi pensiunan, penyediaan bis angkutan anak sekolah, air bersih, termasuk BPJS ketenagakerjaan.

BACA JUGA  Pengadaan Ikan Arwana Benar-benar Diproses Hukum Kejari Kapuas Hulu

Kapolda
Pihak pekerja/Serikat pekerja atas nama Jelani Christo, S.H dan pihak Perusahaan PT. Duta Palma Group atas nama Uray Abdullah menandatangani kesepakatan bersama, Minggu 20 Agustus 2023, sore.

Aksi massa karyawan PT. Duta Palma Grup yang sudah berlangsung kurang lebih 20 hari, akhirnya berujung bentrok dengan petugas Dalmas Polres Bengkayang pada hari Sabtu dan Minggu 19 hingga 20 Agustus 2023. Akibatnya terjadi kerusakan sejumlah kendaraan taktis Kepolisian, pasilitas kantor PT. Duta Palma Grup, dan beberapa karyawan pun mengalami luka-luka terkena peluru karet.

Menurut mantan Dirtipidter Bareskrim Polri, persoalan tersebut saat ini sudah bisa diatasi dan dikendalikan dengan baik, sehingga situasi saat ini sudah kondusif.

“Alhamdulillah, untuk Bengkayang kita pastikan sudah kondusif, terkendali dan sudah kita selesaikan dengan baik-baik, semua sudah menahan diri, semua sudah menyatakan dan menandatangani Perdamaian,” ungkap Irjen Pol Pipit Rismanto.

BACA JUGA  Buka KTT G20, Presiden Jokowi Ajak Kerjasama Atasi Krisis Global

Kapolda
Kesepakatan Bersama antara pihak Pekerja/Serikat pekerja dengan PT. Duta Palma Group, Minggu 20 Agustus 2023, sore.

Tinggal memastikan, lanjut Kapolda Kalbar menyampaikan, Minggu ini semua kita undang untuk kita lihat bahwa mereka sudah melaksanakan perdamaian dan bisa melakukan aktivitas kembali, karena kemarin mereka mogok kerja, dan tadi pagi sudah kami arahkan kepada Kapolres serta semua pihak untuk bersih-bersih.

“Semua dilakukan pembenahan dengan melibatkan massa yang kemaren untuk bersama-sama membantu membersihkan,” ujar Kapolda.

Pada kesempatan ini, Kapolda Irjen Pol Pipit Rismanto juga menjelaskan terkait video minuman keras (Miras) yang viral pada saat bentrokan antara karyawan PT. Duta Palma Grup dengan petugas Dalmas Polres Bengkayang.

BACA JUGA  Diduga Pelaku Pencuri Tuntut Balik Karyawan Mini Market

“Kami dari Polda dan dari Provinsi tentunya akan mengasistensi terus, akan mengawal agar tidak terulang lagi, selanjutnya saya berpesan kepada masyarakat, saya menghimbau terkait dengan potongan-potongan video, video itu belum tentu benar karena seperti kemarin ada minuman keras, kami sudah dapat laporan bahwa itu bukan berasal dari kendaraan Dinas Kepolisian,  namun dari kendaraan sipil yang posisinya berada di sana, kemudian amunisi yang ditemukan di sana, itu adalah amunisi yang berada di mobil, berarti anggota sudah benar melakukan SOP dalam penggunaan peralatan, karena amunisi itu ada di kendaraan dan bukan dipegang,” terang Kapolda Kalbar.

Terhadap kendaraan yang rusak lanjut Kapolda, sedang dilakukan evakuasi dan inventarisir, serta sudah dilakukan pengecekan dan pendataan serta olah TKP.

“Saya juga menghimbau kepada masyarakat apabila ada masyarakat yang mengalami luka pasca kejadian kemaren tolong disampaikan kepada kami dan akan kami berikan bantuan kesehatan, sedangkan terhadap laporan-laporan lainnya yang ada disana akan kami ambil alih,” pungkasnya.

BACA JUGA  Kejagung Burhanuddin Kunker ke Kalimantan Barat

Sebagai informasi, Perkebunan Sawit PT. Duta Palma Grup sebelumnya telah disita oleh pihak Pemerintah karena terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) koruptor Surya Darmadi alias Apeng. Sebelum bentrokan tersebut, pihak Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pun saat ini tengah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait diantaranya mengenai HGU perusahaan milik DPO Ilegal logging itu.

Sebelum terkait kasus TPPU Perkebunan Kelapa Sawit di sejumlah wilayah Provinsi yang berhasil diungkap oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia, sekitar tahun 2006-2007 Apeng juga sebelumnya merupakan DPO Ilegal Logging atau terkait kasus tenda biru pembalakan kawasan Hutan di wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Editor: Adrianus Susanto318

BACA JUGA  Kebakaran Kantor Desa Dalam Kapuas Hulu

Trending

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.