Redaksi Satu | Heri Batara melanjutkan perjalanan single We Are Not Fall In dengan menghadirkan video musik resmi yang mulai tayang pada 13 Juni 2026.
Video tersebut menampilkan format band secara utuh. Heri Batara tampil bersama William Agathan, Kemal Fasya, dan Indra dalam konsep pertunjukan langsung di dalam studio.
Pilihan konsep itu bukan tanpa alasan. Heri Batara ingin memperlihatkan bahwa proyek musik yang kini ia jalankan dibangun sebagai format band, bukan sekadar proyek solo.
Mengangkat Pesan untuk Tidak Mengulangi Kesalahan
We Are Not Fall In ditulis oleh Heri Batara bersama Mev. Lagu ini mengangkat pesan tentang keberanian melangkah keluar dari situasi yang tidak baik.
Isi lagu berbicara mengenai banyaknya ucapan, janji, dan pernyataan yang membuat seseorang mempertanyakan arah yang akan dipilih. Di tengah banyaknya suara yang datang dari berbagai sisi, lagu ini mengajak pendengar untuk lebih berhati-hati agar tidak kembali terjebak pada kesalahan yang sama.
Pesan tersebut diterjemahkan ke dalam visual video melalui nuansa gelap dan efek distorsi yang muncul sepanjang penampilan band.
“Kita coba menampilkan visual video yang agak gelap dengan banyak distorsi untuk mewakili tema lirik lagu ‘We Are Not Fall In’ yang suram. Untuk konsep performnya memang sengaja di bikin band dalam formasi live, sekalian menunjukan bahwa brand Heri Batara ini adalah sebuah format band,” kata Heri Batara.
Produksi Berjalan Lancar
Proses pengambilan gambar berlangsung tanpa hambatan berarti. Seluruh sesi syuting dapat diselesaikan dalam waktu singkat.
Meski demikian, proses penyuntingan menjadi bagian yang paling menyita perhatian tim produksi.
“Proses syutingnya cepat, yang agak memakan waktu justru di proses sesudahnya, yaitu saat memasuki proses editing. Ngeditnya agak pe er dan harus dilakukan berulang – ulang,” ujar Heri Batara.
Kolaborasi dengan PJ
Untuk kebutuhan visual, Heri Batara menggandeng PJ sebagai rekan kreatif dalam produksi video musik.
Ia mengaku tertarik dengan hasil karya PJ yang dinilainya memiliki sentuhan musikal kuat dan mampu menerjemahkan karakter lagu ke dalam bentuk visual.
“Saya pernah lihat video – video bikinan PJ ini sangat berasa musikal banget, oleh karena itu saya putuskan untuk melibatkan dia, apalagi PJ ini enak diajak bekerjasama dan bisa terima masukan – masukan,” jelasnya.
Menyiapkan Deretan Single Baru
Heri Batara menyebut We Are Not Fall In sebagai pintu masuk untuk kembali aktif di industri musik rock Indonesia.
Ia melihat banyak musisi muda yang kini turut meramaikan perkembangan musik rock nasional.
“Peta musik rock tanah air masih sangat seru, banyak musisi muda yang muncul membuat peta musik rock nasional jadi lebih semarak dan saya berusaha bisa ikut bermain di liga utama musik rock bersama mereka,” katanya.
Sementara itu, Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik mengungkapkan bahwa perilisan video musik ini menjadi awal dari rangkaian karya berikutnya.
Target yang disiapkan adalah merilis lima hingga enam single dalam satu tahun ke depan sebelum melanjutkannya dengan sebuah EP.
Di tengah rencana tersebut, Heri Batara memastikan dirinya tetap fokus menulis materi baru.
“Yang jelas saya akan terus menulis dan menyiapkan lagu – lagu berikutnya,” tutupnya.



