Tokoh Sunda Bogor, Protes Keras Ubah Nama RSUD Ciawi

Bogor, redaksisatu.id – Sore hari mulai terasa kedua tokoh Sunda dari Bogor Selatan, singgung perubahan nama RSUD Ciawi.

Bergulirnya nama RSUD Ciawi, berganti nama RSUD KH Idham Chalid menjadi pertanyaan besar.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dimana nama RSUD Ciawi perizinan juga dipertanyakan? Dan melekat nama KH Idham Chalid.

BACA JUGA  "Aam Amelia" Balon Kepala Desa Wujudkan Ekonomi Masyarakat

RSUD Ciawi kini berubah nama RSUD  KH Idham Chalid, menyandingkan dan menduga ada apa dibalik semua ini?

KH Idham Chalid merupakan tokoh politik PPP, bukan orang Sunda asli berasal dari Bogor, melainkan asal dari Kalimantan Selatan.

Masyarakat dan tokoh adat Bogor Selatan protes keras, kebijakan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang telah mengukuhkan RSUD Ciawi berganti nama resmi menjadi RSUD KH Idham Chalid.

BACA JUGA  Pj Bupati Bogor: Apresiasi Pemkab Bogor Dijadikan Kebangsaan Oleh BNPT

Perubahan nama RSUD CIAWI (RSUD KH Idham Chalid) menjadi persoalan serius.

Keterkaitan nama RSUD KH Idham Chalid, Dewan Penasehat DOB Bogor Selatan Isman Kadar buka suara. Pada Jumat Pukul 13:00 WIB.

Berikut beberapa tokoh terkenal dari Sunda yang berasal dari Bogor atau memiliki kaitan dengan daerah tersebut:

BACA JUGA  Miris!! Kisah Nenek Lingkungan dan Desa Parung Bonteng tidak Peduli

1. Tokoh Sejarah & Pahlawan

Kian Santang (tokoh legenda Sunda yang dikaitkan dengan penyebaran Islam di Jawa Barat, sering dikaitkan dengan wilayah Bogor).  

Tubagus Radja Falak (ulama dan pejuang dari Bogor yang aktif melawan penjajah). 

BACA JUGA  TNI Polri Tegak Lurus di NKRI, Pesan Presiden KAI

2. Tokoh Politik & Pejuang

Tan Malaka (meski aslinya dari Sumatera Barat, pernah tinggal dan beraktivitas di Bogor).  

Ipik Gandamana (Menteri Dalam Negeri RI dan Gubernur Jawa Barat, berasal dari Bogor).  

BACA JUGA  Ditjen AHU Resmi Turunkan Peraturan Status WNI

3. Budayawan & Seniman

Kang Ibing (seniman Sunda legendaris dari Bogor, dikenal dalam dunia tarling dan jaipongan).  

Mang Ujo (pembuat angklung terkenal dari Bogor, pengembang Saung Angklung Udjo).  

Asep Sunandar Sunarya (dalang wayang golek Sunda ternama, meski asli dari Bandung, sering pentas di Bogor).  

BACA JUGA  Infrastruktur Bojonggede Tahun 2025 Buat Kejutan Ini Kata Tenny

4. Tokoh Agama

KH. Sholeh Iskandar (ulama kharismatik dari Bogor, pendiri pesantren di Dramaga).  

Bogor sebagai bagian dari “Tatar Sunda” melahirkan banyak tokoh berpengaruh dalam berbagai bidang.

Isman Kadar mengatakan, Ipik Gandamana adalah seorang tokoh militer dan birokrat Indonesia.

BACA JUGA  Sultan Sarankan Erick Lepas Jabatan Menteri BUMN atau Ketum PSSI

Yang dikenal terutama melalui perannya sebagai **Gubernur Jawa Barat** dari tahun 1956 hingga 1959.

Ia juga pernah menjabat sebagai Panglima Tentara dan Teritorium III/Siliwangi.

Pada masa, perjuangan kemerdekaan dan awal kemerdekaan Indonesia.

BACA JUGA  Bella Akbar Terpilih Ketua PK KNPI Cibungbulang Melangkah Perubahan

Profil Singkat Ipik Gandamana  

Nama Lengkap: Raden Ipik Gandamana, Lahir: 6 Juli 1906, Sumedang, Jawa Barat, Hindia Belanda. 

Meninggal: 12 Februari 1980 (usia 73 tahun).  

Jabatan Penting: Gubernur Jawa Barat (1956-1959), 

Panglima Divisi Siliwangi (1949–1950), Bupati Bogor (1950-1956), Anggota Konstituante (1956-1959).

BACA JUGA  Perumda "Kabupaten Bogor" Jelang Ramadhan Pelayanan Air Minum Diutamakan

Peran dalam Kemerdekaan dan Militer Ipik Gandamana, terlibat dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, terutama sebagai bagian dari Divisi Siliwangi.

Ipik Gandamana meninggal pada tahun 1980 dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung.

Ia dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Jawa Barat, baik di bidang militer maupun pemerintahan.

BACA JUGA  FWJ Indonesia Jalin Silaturahmi Antar Organisasi di Tangerang

KH Idham Chalid bukan asli kelahiran Jawa Barat khususnya Bogor, meski bergelar pahlawan Nasional.

Sehingga sejarah daerah terkesan dilupakan oleh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, tegas Dosen pemerhati sejarah.

” Ada sejarah daerah yang dilupakan dalam, pergantian nama RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chalid. Tutupnya.

BACA JUGA  Fakta Mengejutkan!! Olahan Emas di Kabupaten Bogor Terulang Kembali

Penasehat Masyarakat Adat Puncak (MAP) Raden Dadang Kartawijaya singgung peresmian RSUD KH Idham Chalid oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Harusnya, Pemkab Bogor bisa menghormati tokoh-tokoh Nasional atau pejuang kemerdekaan.

Mereka telah berjasa terhadap, negara dan berasal dari Jawa Barat khususnya Bogor,” ungkap R Dadang, pada Kamis 29 Mei 2025.

BACA JUGA  Rina Febriani: Beras Bulog 10Kg Tepat Sasaran di Provinsi Jabar

Ia juga mengatakan, dalam mengganti empat nama RSUD, hanya RSUD Ciawi yang tidak menggunakan nama tokoh perjuangan dari Bogor atau simbol sejarah Bumi Tegar Beriman.

Daftar 4 Nama RSUD Kabupaten Bogor Telah Berubah

1. RSUD Cibinong – RSUD Bakti Pajajaran, 

2. RSUD Leuwiliag – RSUD R Moh Noh Nur

3. RSUD Cileungsi-RSUD RH Satibi. 

Tiga RSUD ini menggunakan tokoh perjuangan Bogor dan sejarah Bogor. 

Kenapa RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chalid? 

Idham Chalid notabenenya kelahiran dari Setui Kalimantan Selatan?,” imbuhnya.

BACA JUGA  Bus Listrik: Kini Berada di Kabupaten Bogor Penumpang Gratis

Catatan Redaksi

Pengesahan pergantian nama RSUD Ciawi menjadi RSUD KH Idham Chalid, menjadi bola liar terhadap pemimpin daerah Kabupaten Bogor.

Mengapa demikian karena ini merupakan pemaksaan kehendak sesuka hati, tanpa harus dilibatkan tokoh adat Sunda asli Bogor.

Apakah ini ada kaitannya dengan RSUD Ciawi yang tidak mengantongi izin?

Apakah dengan nama berganti KH Idham Chalid akan merubah sistem perizinan Rumah Sakit?

Siapakah aktor pencetus pergantian nama?

BACA JUGA  Bertepatan Harlah KNPI ke-53 di Cibungbulang Bogor Resmi Dikukuhkan

 

spot_img