Beranda PERISTIWA Sebanyak 49 Gardu Listrik PLN di Lampung Berhasil Dicuri Maling

Sebanyak 49 Gardu Listrik PLN di Lampung Berhasil Dicuri Maling

Sebanyak 49
Kabar menghebohkan sebanyak 49 unit gardu listrik PLN di Lampung mengalami perusakan dan pencurian. 

Asisten Komunikasi dan Manajemen Stakeholder PLN UID Lampung Darma Saputra mengatakan, sebanyak 49 unit tindakan perusakan gardu listrik menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan PLN.

Informasi yang berhasil diperoleh bahwa Darma Saputra merincikan, sebanyak 49 unit gardu yang mengalami perusakan tersebut sebanyak 26 unit gardu di wilayah kerja PLN UP3 Metro, dan 23 unit gardu di PLN UP3 Tanjungkarang.

“Aksi tidak terpuji itu telah terjadi sejak Desember 2021 hingga saat ini,” kata Darma Saputra.

Darma Saputra menjelaskan, peristiwa itu mulai marak ditemukan sejak Desember 2021 hingga saat ini, dan telah mengakibatkan kerugian.

“Atas adanya aksi tidak bertanggung jawab itu telah menimbulkan dampak seperti tegangan listrik menjadi naik (over voltage), sehingga merusak peralatan elektronik warga,” ujarnya..

Dampak lainnya adalah energi listrik PLN tidak terjual kepada masyarakat karena pemadaman yang ditimbulkannya,” imbuhnya.

“Pemadaman listrik memakan waktu yang cukup lama, karena PLN harus mengganti kabel yang sudah dicuri terlebih dahulu, ini tentu ini sangat merugikan,” lanjut Darma Saputra.

Menurutnya, atas adanya kejadian tersebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan melaporkan kepada pihak kepolisian.”Kami berharap pelaku perusakan dan pencurian gardu listrik dapat segera ditangkap, agar tidak ada lagi kejadian serupa yang dapat merugikan masyarakat,” katanya.

Darma Saputra menambahkan, bagi masyarakat yang mengalami pemadaman dan tegangan tidak stabil diharapkan dapat segera melaporkan keluhan tersebut kepada PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

“Hal ini memang sudah sangat meresahkan, yang perlu dilakukan sebagai antisipasi pengamanan jika masyarakat merasakan tegangan listrik tidak stabil, segeralah mematikan MCB (Mini Circuit Breaker) agar tidak berdampak ke peralatan elektronik, kemudian laporkan melalui aplikasi PLN Mobile,” pungkas Darma Saputra. 

[Red]

BACA JUGA  Pengguna Narkoba di Mentawai Berhasil Dibekuk Polisi
Artikel sebelumyaDiduga Sopir Mengantuk, Mobil Terperosok ke Kali di Bekasi
Artikel berikutnyaSabu Senilai Rp3 Miliar, Berhasil Diamankan BNN Bengkulu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.