Beranda KALBAR Operasi Zebra Kapuas 2022 Kedepankan Edukatif dan Persuasif

Operasi Zebra Kapuas 2022 Kedepankan Edukatif dan Persuasif

Operasi Zebra
Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin, S.I.K.,M.H, dan Dirlantas Polda Kalbar, Kombes Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.Si, saat memberikan arahan dalam Pembukaan Latpraops Zebra Kapuas 2022 di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, Kamis 29 September 2022, Pukul 08.00 WIB.
KALBAR | REDAKSISATU.ID – Operasi Zebra Kapuas 2022, pihak Kepolisian Kalimantan Barat menargetkan 7 Prioritas Pelanggaran dalam berlalu lintas. Namun ditekankan penindakan dilakukan dengan cara edukatif dan persuasif.

Terkait Operasi Zebra ini disampaikan langsung oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Asep Safrudin, S.I.K.,M.H, mewakili Kapolda Kalbar saat membuka kegiatan Latpraops Zebra Kapuas 2022 di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, Kamis 29 September 2022, Pukul 08.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan ini, Dirlantas Polda Kalbar, Kombes Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.Si. dan para Kabag Ops Polres jajaran, Para Kasat Lantas Polres jajaran, Kasat Intelkam Polres jajaran serta personel yang terlibat Operasi Zebra Kapuas 2022.

BACA JUGA  Propam Polda Kalbar Lakukan Gaktiplin Personil Polres Kapuas Hulu

Operasi Zebra
Personil Satlantas Polda Kalimantan Barat saat mengikuti Pembukaan Latpraops Zebra Kapuas 2022 di Graha Khatulistiwa Mapolda Kalbar, Kamis 29 September 2022, Pukul 08.00 WIB.

Operasi Zebra Kapuas 2022 kali ini mengangkat tema Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas Yang Presisi.

“Operasi Zebra 2022 yang akan dilaksanakan selama 14 hari mulai dari tanggal 03 Oktober 2022 sampai dengan tanggal 16 Oktober 2022 dengan mengedepankan edukatif dan persuasif yang dilaksanakan secara humanis,” kata Wakapolda Kalbar.

Brigjen Pol Asep Safrudin menyebut, adapun 7 Prioritas Pelanggaran pada Ops Zebra Kapuas 2022 yakni: pengendara ranmor yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara ranmor yang masih dibawah umur, pengemudi sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI dan atau pengemudi yang tidak menggunakan safety belt, pengendara ranmor dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengendara ranmor yang melawan arus dan pengemudi/pengendara ranmor yang melebihi batas kecepatan.

Adrian318

BACA JUGA  LaNyalla Prihatin, Guru Agama 35 Tahun Mengabdi Tidak Diakui Sebagai PNS 

Artikulli paraprakSKW Perdana di Kota Medan Menghadirkan Asesor Dari LSP Pers Indonesia Yang Berlisensi BNSP
Artikulli tjetërPT. Raihan dan Onno Center Selenggarakan IT Camp 8-9 Oktober 2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.