Beranda KALBAR Kejaksaan Gagalkan Ekspor Ilegal Minyak Goreng ke Hongkong

Kejaksaan Gagalkan Ekspor Ilegal Minyak Goreng ke Hongkong

Kejaksaan
Tim Penyidik Kejaksaan melakukan pemeriksaan Satu Kontainer 40 feet dengan Nomor Kontainer BEAU-473739-6 berisi muatan 1.835 karton minyak goreng yang hendak diekspor secara Ilegal ke Hongkong.
KALBAR | redaksisatu.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menggagalkan ekspor ilegal dan penyitaan satu unit kontainer dengan muatan 1.835 karton minyak goreng di Jakarta International Container Terminal (JICT) I Pelabuhan Tanjung Priok.

Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok.

“1.835 karton minyak goreng kemasan merek tertentu yang akan diekspor dengan melawan hukum oleh PT AMJ bersama-sama dengan perusahaan lainnya ke negara tujuan Hongkong,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Ketut Sumedana, Kamis 17 Maret 2022.

BACA JUGA  Kejagung Burhanuddin Kunker ke Kalimantan Barat
Kejaksaan
Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana.

Dikutip dari CCN Indonesia, pihak Kejati DKI Jakarta melalui Kapuspenkum Kejagung mengungkapkan, bahwa ekspor satu kontainer minyak goreng kemasan yang akan dilakukan PT AMJ tersebut terindikasi melawan hukum karena dilakukan dengan menyalahi ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Kejati DKI menyampaikan kepada Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok terhadap temuan 1 unit kontainer tersebut untuk diamankan dan tidak dipindahtempatkan atau dikeluarkan dari Terminal Kontainer JICT I sampai dengan proses hukum selesai.

“Ekspor tersebut memberikan dampak kerugian perekonomian negara dengan adanya kelangkaan minyak goreng kemasan di Indonesia,” ucap dia.

BACA JUGA  GMKI Pontianak: Keberadaan Minyak Goreng Masih Langka, Pemerintah Lalai
Kejaksaan
Satu Kontainer 40 feet dengan Nomor Kontainer BEAU-473739-6 berisi muatan 1.835 karton minyak goreng yang hendak diekspor secara Ilegal ke Hongkong.

Tim penyelidik menemukan satu unit kontainer 40 feet dengan nomor kontainer BEAU-473739-6. Atas perbuatan yang dilakukan PT AMJ tersebut, keuntungan tidak sah yang diperoleh diperkirakan sebesar Rp400 Juta per kontainer.

Tim Penyelidik Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta melakukan pemeriksaan lapangan dan permintaan keterangan kepada pihak-pihak terkait berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta tanggal 16 Maret 2022.

Surat perintah tersebut sehubungan dengan pemberantasan mafia minyak goreng yang berkualifikasi tindak pidana korupsi.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, tim jaksa menemukan fakta bahwa sudah terjadi pengiriman kontainer berisi minyak goreng ke sejumlah negara beberapa hari sebelumnya.

Adrian318

BACA JUGA  Kejati Kalbar Sita 3 Milyar dari Bank di Ketapang
Artikel sebelumyaSeorang Pemuda Diringkus Polisi Setelah Mencuri di 2 TKP
Artikel berikutnyaKehadiran AHY di Pasbar Dimanfaatkan Warga Sebagai Momen Penyemangat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.