Beranda DAERAH 2 Hari Terakhir Jalan Lintas Talu Simpang Empat Baru Dapat Ditempuh

2 Hari Terakhir Jalan Lintas Talu Simpang Empat Baru Dapat Ditempuh

2 Hari Terakhir
Pasaman Barat | Redaksi Satu – 2 Hari terakhir jalan lintas Talu – Simpang Empat baru dapat ditempuh, namun kembali pada Sabtu (12/03/2022) tidak bisa dilalui.

Sebelumnya jalan tersebut sudah dua kali diterpa longsor hingga jalan terputus, kini Sabtu pagi (12/03) kembali longsor ke tiga terjadi di titik yang sama, tepatnya di sisi perbukitan Polong Onam hingga mengakibatkan jalan kembali terputus.

Akibat longsor yang terjadi untuk ke tiga kalinya tersebut, bukan saja terputusnya jalur transportasi, tapi menimbulkan kekhawatirkan bagi penguna jalan lintas penghubung kabupaten Pasbar – Pasaman Via Talu Panti tersebut.2 Hari Terakhir

Longsor yang kembali terjadi di pusat gempa 6.2 Magnitude yang telah mengguncang Pasaman dan Pasaman Barat, pada Jumat (25/2) akhir bulan silam tersebut merupakan longsor susulan di kawasan Polong Onam Talu pada Sabtu pagi (12/3) sekitar pukul 06:15 WIB.

Peristiwa longsor yang susul menyusul ini merupakan peristiwa yang terjadi dalam kurun seminggu belakangan, dan mengakibatkan akses jalan Talu – Simpang Empat sebagai lintas satu-satunya dan jalur utama bagi masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan terputus total.

Kapolsek Talamau, AKP Junaidi, SH kepada media ini menyampaikan, longsor susulan ke-tiga kalinya di kawasan Polong Onam bukan saja menyulitkan masyarakat dalam bepergian untuk beraktifitas, sebab material longsoran pada umumnya menutup badan jalan lintas Talu – Simpang Empat.2 Hari Terakhir

“Sekarang tidak bisa dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat, bahkan dikhawatirkan tanah longsoran yang masih bergerak turun, sewaktu- waktu akan terjadi lagi, ditambah saat ini musim penghujan, hingga usaha kita untuk membersihkan tumpukan longsor juga terkendala, apa lagi setiap hari areal tersebut terus diguyur hujan” terang Junaidi.

BACA JUGA  Berawal Dari Mosi Tak Percaya, Penantian 24 Cabor Terjawab

Dikatakannya, hari Sabtu (12/03/2022) sejak pagi dan siang di titik longsor tersebut masih terdengar gemuruh tanah bergerak dari atas, mengakibatkan bukan saja jalan alternatif yang sudah di buka, tidak bisa dilanjutkan pekerjaan untuk pembersihannya, tapi pihaknya juga telah memberi peringatan kepada semua pengemudi kendaraan diminta agar menjauh dari lokasi.

Menurutnya, himbauan tersebut agar semua yang ingin melintas area itu dapat terhindar longsoran tanah yang seaktu-waktu dapat terjadi.2 Hari Terakhir

” Kita lihat longsor yang terjadi tadi pagi, bukan saja tanah yang dibawanya, tetapi juga bebatuan dan pepohonan pun dibawanya dari atas bukit,” terang Junaidi.

Demikian juga jalan Alternatif Simpang Empat – Talu via Jembatan Panjang – Tembok Talu, terutama di zona Pasanggiang – Jembatan Panjang sampai polongan 6 Talu yang menjadi area rawan longsor, terpaksa kegiatan pengerjaan juga dihentikan.

“Sebaik nya bila situasi telah normal, kita akan lanjutkan pembersihan dan penimbunan, harapan kita agar selanjutnya bisa di bangun tembok penahan, termasuk pembangunan pengerasan jalan sampai pada pengaspalan, sebab jalan tersebut merupakan jalan utama dan merupakan prioritas, makanya sangat urgent sekali untuk kita pantau terus,” terang Junaidi mengakhiri.

(Zoelnasti)

Artikel sebelumyaKonotasi Pungutan Liar Harus Dihilangkan
Artikel berikutnyaOperasi Pasar Minyak Goreng Belum Bisa Memenuhi Kebutuhan Masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.