Beranda INFO POLISI Tidak Kapok, Sudah 3 Kali Pria Ditangkap Masih Saja Berulah

Tidak Kapok, Sudah 3 Kali Pria Ditangkap Masih Saja Berulah

Tidak Kapok
ILUSTRASI
Padang | redaksisatu.id – Sudah tiga kali ditangkap dalam kasus pencurian, namun pria di Padang Pariaman masih tidak kapok juga tetap saja melakulan kejahatan.

Alhasil, saat proses penangkapan pelaku pencurian yang tidak kapok ini terpaksa ditembak oleh polisi, karena berusaha melawan petugas saat akan melarikan diri.

“Inisial pelaku adalah FB umur (29) tahun. Dia merupakan residivis 3 kali dalam kasus pencurian. Dalam kejahatan ini dilakukan pelaku di wilayah hukum Polres Padang Pariaman dan ditangkap di Kota Padang pada Rabu (19/1/2022),” terang Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Agustinus Pigai, pada Kamis (20/1/2022).

Lebih lanjut dijelaskannya kronologi penangkapan residivis yang tidak kapok itu berawal dari laporan warga di Polsek Nan Sabaris bahwa telah terjadi pencurian dalam sebuah rumah sekitar pukul 13.30 WIB, Selasa lalu (4/1/2022).

BACA JUGA  Tidak Kapok Dihukum 4 Tahun, Kini Berulah Lagi

“Laporan tersebut kami terima dan melakukan pencarian terhadap pelaku. Usut ke usut, keberadaan pelaku terendus oleh kami pelaku berada di Padang,” kata AKP Agustinus.

Siasat penangkapan pun dibentuk untuk menghentikan pelarian pelaku.

“Sampai di lokasi keberadaan pelaku kami lakukan upaya penangkapan. Dalam proses penangkapan pelaku berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan. Maka kami ambil tindakan tegas dan terukur (menembak) pelaku,” tutur AKP Agustinus.

Akhirnya pelaku berhasil diamankan beserta barang bukti. Saat ini pelaku telah berada di Mapolres Padang Pariaman untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

[Red]

BACA JUGA  Pelaku Penggelapan Ratusan Unit Mobil Berhasil Ditangkap Tim PUMA
Artikel sebelumyaKorban Tewas, Terseret Truk Semen Sejauh 13 Meter
Artikel berikutnya10 Ruko Terbakar di Balai Batang Tarang Sanggau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.