Iklan
BerandaDAERAHSinergi BNNK Pasbar Dengan Wartawan Cegah Peredaran Narkoba

Sinergi BNNK Pasbar Dengan Wartawan Cegah Peredaran Narkoba

Sinergi Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasaman Barat (BNNK Pasbar) dengan Wartawan dalam mencegah peredaran Narkoba, terutama upaya memberantas peredaran gelap narkoba melalui pemberitaan di media massa.

Dalam usaha mencapai sinergitas tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNNK) Pasaman Barat Sumbar menggelar workshop penguatan kapasitas kepada sejumlah insan pers yang ada di Kabupaten Pasbar di Hotel Gucci Pasaman Barat, Kamis (10/12/2022).

Workshop yang dihadiri selain dari BNN Pasbar sebagai pelaksana acara dan wartawan televisi, cetak, radio maupun online sebagai peserta, juga menghadirkan sejumlah narasumber seperti, Yosmar Difia, SE, MM, dari Sekretaris Badan Kesbangpol dan dr. Gina Alecia, M.Kes. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dari Dinkes Pasbar serta Gidion Gerhard Silitonga,SP, Kasubag Umum BNN. juga pemateri dari media atau kalangan praktisi pers yakni Aldian, Ka Biro SCTV Sumbar.

BACA JUGA  FP UNIB Budidayakan Ikona Melon

Kepala BNNK Pasaman Barat, Irwan Effenry, melalui Kasubag Umum, Gidion Gerhard Silitonga menyebutkan workshop penguatan kapasitas untuk wartawan tersebut diikuti 29 wartawan yang ada di Pasaman Barat, berharap dengan workshop tersebut akan ada penguatan kapasitas insan pers dalam ikut mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba (Kotan).

“Wartawan melalui pemberitaan berperan penting dalam upaya mencegah ancaman Narkoba bagi masyarakat di Pasaman Barat,” kata Irwan yang disampaikan oleh Gidion.

Menurut Gidion, kebijakkan BNNK Pasaman Barat dalam melaksanakan tugas, fungsinya memiliki kewenangan atas wilayah yang meliputi, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, dan Kabupaten Agam.

bnnk
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2)) Dinas Kesehatan Pasaman Barat, dr Gina Alecia
BACA JUGA  PTUN Padang Kabulkan Keadilan Bagi Seorang Kepala Jorong

Irwan melalui kasubagnya menyebut, pihaknya telah menyediakan klinik rehabilitasi di BNN bagi warga yang kena narkoba dan konselor, sehingga pencandu narkoba bisa direhab, guna meredam ataupun mengurangi resiko kecanduan.

Saat ini pihaknya gencar melaksanakan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), di tingkat Nagari, maupun di sekolah SLTP dan SLTA.

Irwan berharap, dengan dukungan pemberitaan di media masa, akan membawa kota kita tanggap narkoba, “sehingga ke depan tidak ada lagi narkoba di Pasaman Barat, Pasaman, maupun Agam,” harapnya.

BACA JUGA  Buruh di Lampung Utara Berhasil Dibekuk Saat Transaksi Sabu

Media Pers merupakan sarana ampuh dalam bidang publikasi, baik untuk menyebarluaskan pemberitaan, ilmu pengetahuan, sosial politik, ekonomi maupun teknologi termasuk sosialisasi atau publikasi program kerja instansi pemerintah.

Seperti kegiatan Workshop Penguatan Kapasitas Kepada Insan Media Untuk Mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional saat ini.

BNNK Pasbar juga meminta dukungan serta partisipasi dari Insan Pers yang mengikuti Workshop untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat di wilayah kerja BNNK Pasbar.

BACA JUGA  Dio Zulfikri Memikat Telah 2 Kali Mewakili Timnas Voli Putra Indonesia

Kegiatan dilanjutkan dengan pengisian materi oleh Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pasaman Barat, Yosmar Difia dengan materi “Rencana Aksi Nasional P4GN untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba.

“Kita perlu menyampaikan kepada masyarakat, melalui media pers agar terus menerus membantu BNNK Pasbar untuk menekan angka kriminalitas, khususnya Narkotika yang beredar di Kabupaten Pasaman Barat,” kata Yosmar Difia.

bnnk
Sekretaris Kesbangpol Yosmar Difia. SE.MM

Selama ini, langkah-langkah strategis yang dilakukan pihak BNNK Pasbar dan Kesbangpol, serta Dinkes dan Puskesmas, upaya pencegahan dengan memberikan sosialisasi serta edukasi di semua bidang, atau semua lini termasuk Nagari Bersinar yang menjadi program andalan BNN.

BACA JUGA  Bawa 3 Gram Sabu-Sabu, 2 Pemuda Berhasil Diamankan

“Saya berharap kepada rekan-rekan insan Pers yang diundang hampir setiap tahun ini harus bisa paham, bahwa rehabilitasi itu penting. Mari kita tanggap terhadap narkoba di mana saja kita berada,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Gina Alecia Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam pemaparan materi, Gina menyampaian bahaya narkoba terhadap kesehatan, untuk itu Ia mengajak seluruh piha, bersama-sama menggalakkan anti narkoba, dimulai dari keluarga dan lingkungan, dengan ikut berpartisipasi aktif memberikan pemahaman akan bahaya narkoba bagi kesehatan pengguna, dan terlebih-lebih kepada pengedarnya.

BACA JUGA  14 Personel Polda Kalbar Dipecat Tahun 2021

“Kita himbau semua pihak agar menjaga keluarga dan mempersiapkan anggota keluarga jadi generasi berkualitas, hindari narkoba,” terang Gina.

Himbauan tersebut menurut Gina dapat dilakukan melalui, bentengi diri dari narkoba, pandai memilih teman, dalam arti bergaul dengan teman yang dapat memberi pengaruh positif, bukannya yang malah menjerumuskan pada hal-hal negatif seperti penyalahgunaan narkoba.

“tingkatkan keimanan, libatkan diri dengan hal-hal positif, ingat bahwa apa yang dilakukan hari ini merupakan tabungan masa depan, mengonsumsi narkoba sama dengan menghancurkan masa depan, diri dan keluarga dan segalanya,” tambah Gina.

BACA JUGA  Efek Narkoba Pada Ibu Hamil Berdampak Buruk Bagi Janin

dr. Gina juga berharap, kepada para insan pers melalui medianya agar bisa menjadi corong informasi dan penyambung lidah untuk membantu mensosialisasikan bahaya Narkoba.

bnnk
Peserta dari Wartawan TV, Media Cetak dan Online, dan Radio

“Mari kita bekerja sama dan bahu membahu, mempertahankan Kabupaten Pasbar yang Tanggap Narkoba, sebab semua ini bertujuan untuk menjaga generasi muda terlepas dari jerat Narkoba, apa lagi generasi muda adalah harapan bangsa ke depannya,” pesan Gina.

Gina menambahkan, begitu dasyatnya dampak buruk narkoba terhadap manusia dan bila pemakai narkoba itu tidak segera di lakukan perehapan, maka akibatnya kecanduan narkoba yang dapat menimbulkan perubahan prilaku seseorang bisa menjadi fatal, yaitu merusak sistim saraf dan otak pemakainya.

BACA JUGA  TNI di Kalbar Gagalkan Penyelundupan 46,758 Kg Narkoba dari Malaysia

“Efek zat psikoaktif mempengaruhi proses mental dan prilaku, juga mempengaruhi pikir dan tindakan, serta efek negatif lainnya, bahkan bisa merusak sistem otak dan saraf dalam tubuh pemakainya,” terang Gina mengakhiri.

Workshop penguatan kapasitas kepada sejumlah insan pers yang berlangsung satu hari penuh tersebut berjalan lancar dan diakhiri dengan diskusi yang dimoderatori oleh Eza. (Zoelnasti)

Editor: Khairul Ramadan

BACA JUGA  Polres Solok Tangkap 2 Pelaku Narkoba Saat Mengendarai Sepeda Motor

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.