Notaris Bogor Sidah Alatas Ditemukan Tewas Terikat

Redaksi Satu – Sebelumnya dikabarkan hilang, Notaris Bogor Sidah Alatas (60) akhirnya ditemukan tewas di Sungai Citarum, Bekasi, dalam kondisi kaki terikat.

Notaris Bogor Sidah Alatas (60) sempat menghilang misterius selama 3 hari. Keluarga pun membuat laporan orang hilang untuk mencari keberadaan sang notaris. Surat Keterangan Orang Hilang ini teregistrasi dengan nomor STPL/13/VII/2025/SPKT.

Sidah Alatas diduga meninggal karena dibunuh. Hal ini terkait dengan kondisi mayat Sidah saat ditemukan dalam posisi terikat dan terdapat luka.

BACA JUGA  Aksi Bejat Begal Pantat Perempuan Viral dan Marak di Bekasi

Kronologi hilangnya notaris Bogor Sidah Alatas bermula pada hari Selasa (1/7/2025). Saat itu, Sidah berangkat kerja menggunakan mobil pribadinya pada pukul 04.00 WIB.

Sidah Alatas, pergi dengan mengenakan pakaian kemeja kerah warna putih dan celana panjang hitam.

Sidah pergi seorang diri tanpa sopir menggunakan mobil Honda Civic warna putih. Sang notaris memang sudah biasa pergi dan pulang di luar jam dinas pada umumnya.

BACA JUGA  Terkait Berita 6 Media di Makassar Benar-Benar Digugat

“Beliau adalah seorang notaris yang sudah biasa pergi dan pulang di luar jam dinas pada umumnya,” tulis pengumuman hilangnya Sidah Alatas pada 1 Juli 2025 lalu.

Akan tetapi setelah itu Sidah tak bisa dihubungi. Putusnya komunikasi dengan Sidah membuat anak-anaknya cemas.

Sang anak, Reza Alaydrus pun meminta doa dari netizen saat mengunggah postingan terkait hilangnya sang ibu. Ia berharap ibunya yang sudah menghilang selama 3 hari bisa ditemukan.

BACA JUGA  Forum Organisasi Perangkat Daerah Bahas Kemacetan Kota Tangerang Selatan

“Bantu doa semua,” tulis Reza di media sosial.

Nahas, satu hari setelah laporan polisi dibuat, keluarga mendapat kabar duka. Notaris Bogor Sidah Alatas ditemukan tak bernyawa di Sungai Citarum, wilayah Bekasi.

“(Sidah Alatas) Sudah ditemukan di wilayah Bekasi Kabupaten Sungai Citarum dalam keadaan tidak bernyawa,” ungkap Kasi Humas Polresta Bogor Kota Ipda Eko Agus.

Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sidah Alatas. Keluarga pun menyatakan belum menerima informasi lengkap terkait penyebab meninggalnya Sidah.

BACA JUGA  Prabowo Berikan Abolisi untuk Tom Lembong dan Amnesti untuk Hasto Kristiyanto

“Masih belum jelas semua,” kata Hasan Alatas, anak Sidah.

Kematian Sidah Alatas juga diwarnai dengan beberapa kejanggalan. Salah satunya adalah hilangnya mobil Honda Civic putih yang dikendarai oleh Sidah.

Selain itu, terdapat barang lainnya yang hingga saat ini belum ditemukan, yakni 2 handphone milik Sidah.

BACA JUGA  Sabu Senilai Rp3 Miliar, Berhasil Diamankan BNN Bengkulu

“Barang yang dibawa pada saat pergi semuanya hilang, 2 HP, mobil Civic,” jelas Hasan.

Hasan Alatas juga mengungkapkan sejumlah kejanggalan pada tubuh ibunya saat ditemukan. Antara lain ditemukannya luka pada tubuh korban, namun tak disebutkan dengan detail.

“Ada (luka),” ungkap Hasan.

Tak hanya luka, mayat Sidah juga ditemukan dalam kondisi terikat. Hasan menyebut bagian tubuh yang terikat adalah kaki.

BACA JUGA  Soal Batu Bara, LSM Pemerhati KSB Minta Operasional Bongkar Muat di Stop

“Kalau nggak salah itu bagian kakinya yang diikat,” lanjutnya.

Menurut dugaannya, tubuh Sidah diikat dengan batu agar dapat tenggelam di sungai.

“Tetapi akhirnya gerak juga kan dan ditemukan masyarakat,” katanya.

BACA JUGA  Otak Pembunuhan Notaris Bogor Terungkap, Ternyata Seorang Sopir

Kondisi ini menguatkan dugaan bahwa notaris Bogor Sidah Alatas tewas dibunuh. Hal ini diungkap oleh Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Agta Bhuana Putra.

“Ada diduga seperti itu (dibunuh). Dugaan sementara ada penyebab kematian tidak wajar,” kata Agta.

Agta mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi korban. Polisi juga masih menyelidiki sosok terduga pelaku hingga motifnya melakukan pembunuhan.

BACA JUGA  Kasus Satelit Kemhan Ditangani dengan Cepat dan Cermat

Sumber: Harian masyarakat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img