Mahasiswa Demo di Kalbar Angkat Persoalan Karhutla Pendidikan Korupsi Ekonomi dan Kelangkaan BBM, Begini Penyampaian Gubernur saat Temui Massa…

REDAKSI SATU – Ribuan Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat di Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak, pada Jumat 23 Oktober 2026.

Aksi demonstrasi Mahasiswa dari berbagai Universitas dan elemen masyarakat tersebut mengangkat isu utama tentang bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), pendidikan, korupsi, ekonomi dan kelangkaan BBM.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Selanjutnya, para pengunjuk rasa juga mendesak Polda Kalbar segera mengusut tuntas kasus dugaan pemukulan oleh oknum organisasi kemasyarakatan (Ormas).

BACA JUGA  Kapolres Landak Pantau Penyortiran dan Lipat Surat Suara Pemilu 2024 di KPU
Mahasiswa
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan saat menyampaikan penjelasan di depan Ribuan Massa Aksi Unjuk Rasa di depan Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, Jumat 23 Oktober 2026. (Foto: Redaksi Satu).

Pantauan di lapangan, tampak hadir menemui langsung massa Aksi di Halaman Kantor DPRD Provinsi Kalimantan Barat, yaitu dari Legislatif Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Hj Hadijah Fitriah, Anggota DPRD Agus Sudarmansyah, Rasmidi, Niken Tia Tantina, Darwis, Ason, dan dari pihak Eksekutif hadir langsung Gubernur Kalbar Ria Norsan, Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan,

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan membantah menghindari mahasiswa saat aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur. Ia mengatakan ada agenda rapat bersama Presiden di Jakarta.

‘’Saya bukan menghindar, tapi ada agenda rapat bersama Presiden,’’ tegasnya.

BACA JUGA  Pasca Pemberitaan, Pembacking Judi Sabung Ayam Teror dan Tantang Wartawan

Ria Norsan menerangkan, bahwa terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kini masih ada sebanyak 22 titik di Kabupaten Ketapang.

‘’Berdasarkan data per 22 Oktober 2026, titik api di Kalbar kini tersisa di 22 titik yang terkonsentrasi di Kabupaten Ketapang,’’ terangnya.

Terkait kabut asap, Norsan menjelaskan secara ilmiah mengenai arah angin yang bertiup dari selatan ke utara menuju wilayah tersebut sehingga menyebabkan penumpukan kabut asap.

BACA JUGA  Turnamen International Batam Golf Champion Series Resmi Dibuka

“Dalam hal ini kita sudah berusaha semaksimal mungkin, Pemerintah Provinsi bersama jajaran terkait terus berupaya maksimal untuk memadamkan sisa titik api tersebut agar seluruh wilayah Kalimantan Barat segera bersih dari Karhutla,’’ jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Massa Aksi juga meminta pertanggungjawaban pemerintah bagi korban terdampak asap Karhutla yang terkena ISPA, dan Gubernur Kalimantan Barat pun menegaskan seluruh pasien tanpa terkecuali berobat gratis.

“Bagi yang terkena ISPA karena terdampak asap Karhutla, sudah saya perintahkan pengobatan gratis tanpa pungut biaya, itu sudah saya perintahkan,” tegasnya.

BACA JUGA  Aksi Intimidatif Bank BTN Langgar Hukum, Herman Hofi: Ini Perbuatan Melawan Hukum

Lebih lanjut, terkait persoalan kelangkaan BBM dan tingginya harga di sejumlah wilayah hulu, Gubernur menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil langkah konkret dengan memanggil pihak Pertamina dan PLN.

“Jadi adik-adik sekalian, kita sudah mengambil langkah koordinasi untuk memastikan ketersediaan pasokan energi serta mengevaluasi perbaikan infrastruktur kelistrikan dan distribusi BBM di daerah agar kembali normal dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur juga menegaskan komitmennya terkait penegakan hukum secara adil dan transparan, termasuk menyikapi gesekan atau tindakan anarkis yang melibatkan oknum tertentu terhadap mahasiswa.

BACA JUGA  Jangan Golput, Satgas DPD IPK Sumut Deklarasi Pemilu Damai 2024

“Saya menegaskan bahwa proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwajib (APH) untuk diproses secara profesional tanpa pandang bulu, kalau sudah ketahuan pelakunya tangkap,” tandasnya.

Setelah ditemui oleh Gubernur Kalbar, Ribuan Massa Aksi dan mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat tersebut membubarkan diri menuju ke Bundaran Tugu Digulis Pontianak. Hingga massa Aksi pun membubarkan diri dengan aman, lancar dan kondusif.

BACA JUGA  Kapolda Kalbar Pimpin Konferensi Pers Akhir Tahun 2022, Sejumlah Kasus Naik Turun
BACA JUGA  Bentuk Tim Koordinasi Presiden Prabowo Menetapkan Ini!
BACA JUGA  Narkoba 6,7 Kg Dimusnahkan Polres Pelabuhan Makassar
spot_img