Beranda LAMPUNG Anak Krakatau Erupsi Berpotensi Gelombang Tinggi

Anak Krakatau Erupsi Berpotensi Gelombang Tinggi

Anak Krakatau Erupsi
CCTV P.SERTUNG, Jum'at 04/02/2022 pukul 17:09:50 WIB
Lampung Selatan | redaksisatu.id – Anak Krakatau erupsi, warga diminta BMKG, waspada karena berpotensi menyebabkan datangnya gelombang tinggi disepanjang pesisir selat Sunda. Sabtu,  (05/02/2022)
 
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi pada Kamis (03/02/2022), 
BACA JUGA  Terungkap Kembali Kades Terpilih Diduga Gunakan Ijazah Palsu
Terjadinya Anak Krakatau Erupsi, BMKG mengingatkam agar warga yang berada disepanjang pantai selat Sunda dapat siaga dan disarankan menjauhi pantai, peringatan bunyi pesan yang disebarkan BMKG, Jumat (04/02/2022).

Berdasarkan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, selama periode Kamis (03/02/2022) hingga pukul 24.00 WIB tadi malam, GAK jelas hingga kabut 0-III.

Anak Krakatau Erupsi
Gunung Anak Krakatau Erupsi saat siang hari (dok.Kementerian ESDM 2018)
Asap kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 25-200 meter di atas puncak kawah. 
Visual dari CCTV jelas, teramati asap kelabu intensitas sedang-tebal tinggi 1k 25-200 meter. Visual dari CCTV pada malam hari teramati sinar api dengan tinggi lk 25-100 meter dan ombak laut tenang.                                                                                 
BACA JUGA  Dinas Pendidikan Diduga Memaksa Guru Membeli Tiket IMTF 150 Ribu
Terkait kegempaan, terjadi tremor organik sebanyak dua kali (amplitudo : 8-13 mm, durasi : 227-742 detik). Kemudian, sekali low frekuensi (amplitudo : 6 mm, durasi 5 detik), vulkanik dangkal sebanyak dua kali (amplitudo 7-12 mm, durasi 8-10 detik), dan vulkanik dalam sebanyak tiga kali (amplitudo : 27-34 mm, S-P: 2-3.6 detik, durasi 11-15 detik.

Tremor menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 1-10 mm (dominan 5 mm). Namun tidak terdengar suara dentuman.
BACA JUGA  Penerima BPNT Meninggal Diduga Setelah di Vaksin
GAK dinyatakan masuk Level II (waspada) dengan masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.(RS/Sai)
Artikel sebelumyaHeboh, Warga Aceh Temukan 1 Granat Disamping Rumah
Artikel berikutnyaAmukan Sijago Merah Menghanguskan Rumah dan 2 Unit Kendaraan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.