Gelombang Tinggi di Selat Sunda Memperlambat Pelayaran

LAMPUNG | Redaksi Satu –  Gelombang tinggi yang terjadi di selat sunda dapat memperlambat perjalanan ferry, Lampung Selatan 25/11/2021.

Gelombang tinggi yang terjadi dijalur pelabuhan penyeberangan Bakauheni – Merak berpengaruh pada lambatnya perjalanan kapal ferry yang mengangkut penumpang dan barang yang datang dari pulau Sumatera ke pulau Jawa dan sebaliknya.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Kondisi gelombang tinggi yang disertai angin kencang diperairan selat sunda  terjadi sore hari hingga malam  hari, peristiwa ini dimulai dari ahir bulan November 2021 dan diperkirakan akan berahir hingga bulan  Maret 2022.

BACA JUGA  Rapat Evaluasi Operasi Pamtas RI-Malaysia Dipimpin Kasdam XII/Tpr

Hal tersebut membuat waktu pelayaran kapal dari Merak ke Bakauheni dan sebaliknya bisa lebih lama.

“Biasanya waktu tempuh penyeberangan berkisar dua jam untuk kapal Reguler dan satu jam untuk kapal Exsekutif.

Namun dengan kondisi ini bisa memakan waktu tempuh perjalanan lebih lama lagi dari waktu biasanya ,” kata Hassan Lessy.

Dia juga meminta agar penumpang tidak usah khawatir karena semua aspek keselamatan tetap menjadi prioritas.

“Nakhoda kapal di penyeberangan Merak-Bakauheni semua profesional dan mengetahui kondisi cuaca di sekitar mereka.

Meski gelombang tinggi, pelayaran di jalur Merak Bakauheni tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Pihak ASDP tetap menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) seperti, pemeriksaan semua perlengkapan keamanan  dilakukan secara berkala oleh pihak berwenang.
Dia juga meminta agar para penumpang tidak usah khawatir dengan terjadinya gelombang tinggibini, karena semua aspek keselamatan menjadi prioritas utama mereka.
“Nakhoda kapal di penyeberangan Merak-Bakauheni semua profesional dan mengetahui kondisi cuaca di sekitar mereka.
(RS/Sai)
BACA JUGA  Akui Istri Kajari, Wanita Berdaster ini Ancam Pelayan Toko
spot_img