Kapolda Bengkulu Tegas! Anggota Polri Dilarang Jadi Beking Tambang dan Perkebunan Ilegal

redaksisatu – Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, memberikan peringatan tegas kepada seluruh personel Polri agar tidak menjadi beking atau pelindung aktivitas perkebunan dan pertambangan ilegal. Penegasan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke Markas Polres Mukomuko, Kamis (5/11/2026).

Kapolda menegaskan, setiap anggota Polri wajib menjaga integritas dan tidak boleh menyalahgunakan jabatan maupun kewenangannya untuk melindungi kegiatan usaha yang bertentangan dengan hukum.

Peringatan itu menjadi salah satu poin penting dalam arahan Kapolda kepada jajaran Polres Mukomuko. Terlebih, Kabupaten Mukomuko memiliki potensi sumber daya alam di sektor perkebunan dan pertambangan yang memerlukan pengawasan agar pemanfaatannya tetap sesuai ketentuan hukum.

Dalam arahannya, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa anggota Polri tetap diperbolehkan menjalankan usaha, termasuk di bidang perkebunan, sepanjang dilakukan secara legal dan sewajarnya.

Menurutnya, usaha pribadi untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga tidak boleh mengganggu tugas kedinasan, apalagi mencederai integritas sebagai anggota kepolisian.

“Kalau anggota mau berusaha bidang perkebunan, ya silakan. Tapi dengan cara baik, legal dan sewajarnya untuk kesejahteraan keluarga. Tapi, tidak mencederai tugas-tugas sebagai anggota Polri,” tegas Kapolda.

Kapolda juga mengingatkan bahwa tidak boleh ada anggota yang memberikan perlindungan atau menjadi beking bagi aktivitas perkebunan maupun pertambangan ilegal.

Penegasan tersebut sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh personel agar tidak terlibat dalam praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

Selain menyoroti integritas anggota, Kapolda Bengkulu meminta seluruh perwira meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap personel di bawah tanggung jawabnya.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan tidak cukup dilakukan melalui instruksi atau perintah. Seorang perwira harus mampu menunjukkan contoh nyata melalui kedisiplinan, perilaku, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

BACA JUGA  Polres Mukomuko Ungkap 3 Kasus, Samcodin hingga Dugaan Penyerobotan Tanah Rp958 Juta

“Perwiranya tolong diarahkan anggotanya. Memberikan arahan bukan sekadar dengan perintah, tapi juga dengan perilaku. Perwira harus menjadi contoh baik bagi anggotanya,” pesannya.

Arahan tersebut ditujukan agar pembinaan internal berjalan lebih efektif dan seluruh personel memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga nama baik institusi.

kapolda bengkulu

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda juga memberikan perhatian terhadap angka kecelakaan lalu lintas dan korban jiwa di wilayah hukum Polres Mukomuko.

Ia meminta Satuan Lalu Lintas lebih mengutamakan kompetensi calon pengendara dalam proses penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Menurut Kapolda, pemegang SIM harus benar-benar memahami teori keselamatan berkendara serta memiliki kemampuan praktik yang memadai.

SIM tidak boleh sekadar menjadi dokumen administratif. Penerbitannya harus mencerminkan bahwa seseorang telah memenuhi persyaratan dan memiliki kemampuan untuk berkendara secara bertanggung jawab.

“Saya paham kecelakaan ini disebabkan banyak faktor. Jalan bagus juga bisa jadi faktor, pengendaranya ngebut-ngebutan. Untuk menghindari itu, maka berikan SIM kepada orang yang memang pantas,” tegasnya.

Kapolda secara khusus memberikan penekanan kepada Kasat Lantas agar memperhatikan kualitas proses penerbitan SIM sebagai salah satu upaya mendukung keselamatan berlalu lintas.

Kapolda Bengkulu juga mengingatkan seluruh personel Polres Mukomuko, jajaran Polsek, dan Bhabinkamtibmas agar tetap memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman secara maksimal kepada masyarakat.

Ia memahami bahwa jumlah personel yang tersedia belum sepenuhnya ideal untuk menjangkau seluruh kebutuhan pelayanan di Kabupaten Mukomuko.

Namun, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelaksanaan tugas.

Sebaliknya, seluruh personel diminta memperkuat kerja sama, menjaga kekompakan, serta membangun sinergi dengan masyarakat agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan.

Kunjungan kerja Kapolda Bengkulu ke Polres Mukomuko diawali dengan pengecekan Markas Komando (Mako). Kapolda meninjau langsung kondisi fasilitas dan lingkungan kerja guna memastikan kesiapan sarana pendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

BACA JUGA  Marak Knalpot Brong, Satlantas Polres Sekadau Berikan Sosialisasi kepada Pemilik Bengkel 

Agenda kemudian dilanjutkan dengan peresmian Gedung Samapta 38 Setia Polres Mukomuko.

kapolda bengkulu

Gedung tersebut diharapkan dapat menunjang kesiapan operasional dan meningkatkan efektivitas personel Samapta dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tidak hanya melakukan pengecekan fasilitas kepolisian, Kapolda juga melaksanakan penanaman jagung di lahan ketahanan pangan Polres Mukomuko.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., menyampaikan laporan satuan kepada Kapolda Bengkulu.

Laporan itu mencakup kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), situasi wilayah, pelaksanaan tugas, capaian kinerja, serta berbagai program yang dijalankan Polres Mukomuko bersama seluruh Polsek jajaran.

Kapolda bersama pejabat utama Polda Bengkulu turut mengevaluasi berbagai aspek pelaksanaan tugas kepolisian sebagai bagian dari penguatan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kedatangan Kapolda juga didampingi Karo SDM Polda Bengkulu, Dirlantas Polda Bengkulu, Dirkrimsus Polda Bengkulu, serta sejumlah pejabat utama lainnya.

Rombongan disambut langsung oleh Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama pejabat utama dan personel Polres Mukomuko.

Di sela kegiatan, Kapolda Bengkulu juga memberikan hadiah umrah gratis kepada personel Polres Mukomuko dan Polsek jajaran.

Pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi pimpinan kepada personel sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas.

Melalui apresiasi tersebut, diharapkan personel semakin termotivasi untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Kapolda Bengkulu di Polres Mukomuko menjadi momentum evaluasi dan penguatan internal organisasi.

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., bersama seluruh jajaran menindaklanjuti arahan Kapolda dengan meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, integritas, serta kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Kaur Serahkan Lahan 3,4 Ha Untuk TPU

Penegasan Kapolda Bengkulu mengenai larangan menjadi beking aktivitas ilegal menjadi pesan penting bagi seluruh personel bahwa tugas kepolisian harus dijalankan sesuai hukum, tanpa penyalahgunaan kewenangan, serta tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

spot_img