Warga Tambakrejo Gelar Aksi Protes Bangunan Resto dan Karoeke

Redaksi Satu, Purworejo – Puluhan warga Tambakrejo gelar aksi protes, terhadap bangunan Resto dan Karoeke.

Diduga bangunan tersebut terdapat, rumah resto dan karoeke dan diduga disertai penjualan minuman berakohol.

Warga yang turut melakukan aksi protes merupakan, dari RT 01 dan RT 03 yang di sertai ketua RT dari Tambakrejo, Desa Sidorejo Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.

BACA JUGA  8 Wartawan Profesional Akan Latih Perangkat Desa se-Indonesia  

Terbentangkan dalam aksi tersebut, tertulis dalam bentuk spanduk, dalam tuntutan warga menolak keberadaan bangunan yang berisi karoeke dan penjualan minuman keras.

Keberadaan bangunan Resto dan Karoeke, telah menimbulkan keresahan bagi warga Tambakrejo.

Bangunan tersebut diduga mengandung unsur maksiat, Disinyalir sosmed Ig @purworwjo24 pada (30/4/25).

BACA JUGA  Anggota DPRD KSB Diberhentikan dari Partai, PAW Menunggu!

Dalam orasi aksi protes para warga terbentang spanduk yakni:

Aksi protes itu dilakukan dengan melakukan pemasangan spanduk bertuliskan “Warga Menolak Maksiat Berkedok Resto dan Karaoke” di lokasi bangunan berada.

Selain memasang spanduk, warga secara kompak dan lantang juga menyuarakan pernyataan penolakan secara bersama- sama dengan menyuarakan kalimat:

Menurut tokoh masyarakat Tambakrejo, Budianto, warga Kelurahan Tambakrejo sangat keberatan.

BACA JUGA  Agung Hariyona Terpilih Secara Aklamasi,Menjadi Ketua Umum BPC HIPMI Padang

Dengan adanya maksiat berkedok resto dan karaoke, yang dilaksanakan di bangunan tersebut.

Dijelaskan, bangunan itu dimanfaatkan sebagai resto, dan karaoke sejak sekitar awal puasa Ramadhan lalu.

Selain dinilai mengganggu dan meresahkan warga sekitar, usaha resto dan karaoke di bangunan itu juga disinyalir belum mendapat ijin resmi usaha.

BACA JUGA  KSOP Pontianak Terus Lakukan Pemeriksaan terhadap Agen Pelayaran KM Intan 51

Belum lama, lanjutnya, warga ada yang mengetahui jika Satpol PP Purworejo telah merazia lokasi itu.

Bahkan dikabarkan Satpol PP berhasil, menyita t 6 krak minuman keras, akan tetapi usaha resto dan karaoke itu tidak tutup.

Warga mengaku belum nengetahui siapa pemilik usaha tersebut, karena selama ini warga merasa belum pernah, mendapat permintaan ijin dari pemilik usaha.

BACA JUGA  Purworejo Penghasil Ketahanan Pangan Terbaik di Jawa Tengah

Warga utamanya ibu- ibu disekitar lokasi menjadi resah dan khawatir, karena banyak wanita- wanita cantik.

Mereka diduga sebagai pemandu karaoke keluar masuk, dalam bangunan itu, bahkan musiknya pun terdengar hingga di rumah warga dan dinilai cukup mengganggu.

Lurah Tambakrejo, Sigit Riyanto, saat dikonfirmasi dikantornya, juga mengaku bila pemilik usaha resto dan karaoke dibangunan itu belum mengajukan ijin ke kelurahan.

BACA JUGA  Coffee Scooter Nyiak Bali di Kota Bukittinggi

Terkait keberadaan usaha resto dan karaoke, Sigit pernah mendapatkan laporan dari warga bahkan sudah ditindaklanjuti dengan meneruskan lappran ke pihak kecamatan.

Dilain terpisah camat Purworejo, Bagas Adi Karyanto membenarkan, adanya aksi penolakan.

Ketika itu pernah dilakukan oleh warga sekitar lokasi, dan telah dilaporkan kepihak kecamatan.

BACA JUGA  Bupati Hamsuardi Sukses Lantik dan Ambil Sumpah Bamus Nagari Sasak

Lokasi bangunan berada di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. (Dilansir dari Purworejo24).

BACA JUGA  Pemkab Pasbar Gelar Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Nagari dan Pengelolaan Dana Desa

 

iklan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img