Beranda KEJAKSAAN 4 Saksi Diperiksa Kejagung, Dugaan Kasus Korupsi di PT Garuda

4 Saksi Diperiksa Kejagung, Dugaan Kasus Korupsi di PT Garuda

Saksi
Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa 4 saksi terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan pada PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyatakan, 4 saksi yang diperiksa yakni, SLG selaku Komisaris Utama PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2019.

Diperiksa terkait mekanisme pengadaan pesawat udara,” kata Leonard dilansir dari laman InfoPublik, Selasa (15/2/2022). di Jakarta.

BACA JUGA  JAM PIDSUS Kejagung Periksa Dua Saksi Kasus LPEI

Kemudian, ARA selaku Komisaris PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2012, DO selaku Komisaris PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk tahun 2014, dan MI selaku Komisaris PT. Garuda Indonesia (persero) Tbk. Tahun 2014.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang didengar, dilihat dan dialami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi dalam Pengelolaan Keuangan PT. Garuda Indonesia.

Leonard memastikan pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M.

Kejagung telah meningkatkan status kasus dugaan korupsi pesawat di PT Garuda Indonesia (persero), khususnya terkait pengadaan pesawat jenis ATR 72-600 ke penyidikan umum pada Selasa (19/1/2022).

Kejagung berkoordinasi dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menangani kasus tersebut. Terlebih ada beberapa kasus yang telah tuntas di KPK, agar tidak terjadi nebis in idem.

[Red]

BACA JUGA  Kemen PUPR Sigap Tangani Longsor Jalan Nasional di Sanggau
Artikel sebelumyaIka Kartika : 1 kebun Miliki Banyak Manfaat
Artikel berikutnyaPolres Bukittinggi Berhasil Tangkap 3 Pemuda Penyalahguna Narkoba

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.