Beranda BANTEN Tayangan Hoaks SCTV Dera SMPN 12 Tangsel, Kepsek Bicara

Tayangan Hoaks SCTV Dera SMPN 12 Tangsel, Kepsek Bicara

Tayangan Hoaks
REDAKSI SATU.ID|KOTA TANGSEL-Tayangan Hoaks mendera SMPN 12 Kota Tangerang Selatan di saat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berlangsung.
Pihak media elektronik SCTV (Surya Citra Televisi) memberitakan Tayangan hoaks ‘Puluhan Guru SMPN 12 terpapar Covid-19′ di saat sekolah sedang melakukan PJJ pada hari Jumat (04/02/2022) lalu.

Kepsek SMPN 12 Kota Tangerang Selatan pun mengklarifikasi tayangan hoaks yang beredar dimana hal tersebut tak sesuai dengan kode etik jurnalistik dan tak dapat dipertanggungjawabkan. Berita tanpa konfirmasi dengan pihak SMPN 12 Tangsel adalah hoaks.

Oknum media tersebut yang menyebarkan tayangan hoaks membawa handycam dengan alasan ingin mengambil gambar berlatar belakang sekolah SMPN 12 Tangsel.

Kepsek SMPN 12 Kota Tangsel Drs. Nofiardi menerangkan, “Orang yang berseragam mengaku Media SCTV menyatakan bahwasanya sekolah ini (SMPN 12 Kota Tangsel-red) ada puluhan guru yang terpapar dalam tayangan hoaks.”

Berawal dari hari Jumat lalu, kami (pihak sekolah SMPN 12 Tangsel) berencana menunggu kedatangan Bapak Kadis untuk berkunjung ke SMPN 12 Tangsel, namun batal karena ada tugas dinas ke kota Bandung,” terangnya kepada Redaksi Satu.id, Senin (07/02).

Lanjutnya, Pada siang harinya, kebetulan wakil saya Nurilah Hanum,M.Pd.,selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum menerima tamu yang mengaku dari media SCTV, lalu oknum tersebut hanya meminta izin mengambil gambar (dokumentasi) berupa situasi sekolah,”jelasnya.

Diketahui Hanum pun memberitahukan kepada media tersebut bahwa sekolah ini sedang melaksanakan PJJ dan apabila oknum wartawan tersebut ingin mengambil gambar dipersilahkan dan mohon melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah (Hanum-red)  terkait berita apa nantinya.

“Lalu ternyata orang media SCTV tadi pergi begitu saja tanpa permisi pas kejadiannya ini tepat Jum’at siang. Dan setelah itu pada hari Sabtu (05/02) pukul 16.00 WIB, kami menonton berita bahwa puluhan guru SMPN 12 Tangsel terpapar padahal tidak!,” tandasnya.

BACA JUGA  Forum Organisasi Perangkat Daerah Bahas Kemacetan Kota Tangerang Selatan

“Saya ulangi lagi tidak ada satupun guru saya yang terpapar (Covid-19-red) dan kebetulan sekolah kita sudah dilaksanakan PJJ. Apalagi tepatnya tanggal 7 Februari dari pak Walikota tangsel menginstrusikan seluruh sekolah di kota Tangsel untuk di PJJ-kan dan tak ada satupun yang di PTM-kan lagi,” tegasnya.

Nofiardi pun merasa kaget dengan tayangan hoaks seperti itu dari media elektronik sekelas SCTV dengan penayangannya SMPN 12 Tangsel ‘puluhan gurunya terpapar’.

Kepsek SMPN 12 Tangsel menegaskan kembali bahwa tidak ada satupun guru yang terpapar dan di sini kami hanya mengklarifikasi saja kepada awak media bahwa sekolah kita aman-aman saja dan itu adalah tayangan hoaks,”ucapnya kepada Redaksi Satu.ID

Hal tersebut dengan profil sekolah yang memiliki hutan mini dalam program adiwiyatanya tak menjadi khawatir merosot dalam penerimaan siswanya, sebab teruji menjadi sekolah favorit pilihan siswa dengan bukti jumlah siswanya pun sampai ribuan.

Tak hanya itu saja, SMPN 12 Tangsel saat pandemi malah menerima 9 guru baru melalui jalur ASN PPPK yakni 7 guru yang sudah lama mengajar dengan data sebagai berikut:

Untuk Tahap 1

1. Siska Eliawati. S. Pd./PPKn/S1 PPKn
2. Heri Mulyono Saputro. S. Pd./Seni budaya/S1 Ekonomi (Serdik SENI budaya)
3. Rd. Geidya Pangara P. S. Pd./Seni budaya/S1 Seni musik
4. Saniyah, S. Pd./PPKn/S1 PPKn

untuk Tahap 2

1. Witri Amillah / Guru Kelas SD/ S1 Pendidikan Fisika
2. Pratiwi M A/ Guru Senbud SMPN 3 Kota Tangsel/S1 pendidikan seni tari
3. Jamaludin/Guru TIK SMPN 12/ S1 dan S2 informatika

serta 2 guru bersertifikasi dari SMPN swasta yakni:

1. Muhamad Pahrudin
2. Diana Sari/guru prakarya/sudah sertifikasi guru IPA

Namun sampai berita ini ditayangkan belum ada koreksi berita maupun permintaan maaf dari pihak media Elektronik Surya Citra Televisi karena telah menayangkan tayangan hoaks tanpa konfirmasi dengan pihak SMPN 12 Kota Tangerang Selatan.

BACA JUGA  Kapolri Tinjauan Vaksinasi di 34 Provinsi se-Indonesia

(Ardhi)

 

Artikel sebelumyaTeam Anti Bandit 308 Masih Mencari Dua Pelaku
Artikel berikutnyaKejari Kapuas Hulu Kembali Tetapkan Tersangka Tipikor Terminal Bunut Hilir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.