Beranda BANTEN FasKes Jadi Prioritas Dalam Musrenbang 2022 Kecamatan Serpong Utara

FasKes Jadi Prioritas Dalam Musrenbang 2022 Kecamatan Serpong Utara

faskes

REDAKSI SATU.ID|KOTA TANGSEL-Faskes menjadi prioritas memasuki tahun 2022. Pelaksanaan rutin Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa) di Kelurahan Paku Jaya menjadi dasar pembangunan di Kecamatan Serut (Serpong Utara), Senin (07/02) pagi.

Faskes menjadi bahan utama dalam musrenbang dan hal yang menarik di acara tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Komisi III dari Dapil Serpong Utara yakni Lady Butar-butar dari PDI Perjuangan dan Edi Mamat dari Partai Gerinda.

Faskes jadi sorotan Dalam kata sambutan, Lurah Paku Jaya Astari S.Pd menyampaikan, “Salah satu usulan kami yang sangat prioritas adalah pembangunan Puskesmas bagi kepentingan masyarakat khususnya warga Paku Jaya,”tandas Astari.

“Tersedianya lahan lalu tinggal pembangunan akses jalan menuju lokasi dan persetujuan dari pemerintah kota Tangerang Selatan, apalagi dimasa pendemi saat ini sangat membutuhkan faskes,”tandasnya.

“Dalam realisasi pelaksanaan kami berharap di tahun 2022 paling lama di tahun 2023 karena ini sangat penting dan saya yakin kita semua membutuhkan,” tambahnya.

“Lagipula, terlalu jauh warga kami kalau mau berobat kami juga berharap kepada anggota dewan yang hadir bisa mendorong pembangunan Puskesmas di wilayah kami,” pinta Astari.

“Solusi lain ada faskes Pustu (Puskesmas Pembantu) diwilayah kami Paku Jaya luas sekitar 1000 m2 namun tak ada petugas kesehatan yang tempat ini alias zonk (kosong). Hal itu dapat dimanfaatkan penempatan nakes agar bisa melayani kesehatan masyarakat yang membutuhkan seperti sekarang ini,” Pungkasnya.

Hal senada Camat Serpong Utara Drs.H.Tatang Suprianto,M.Si menuturkan, “Adanya pra Musrenbang tingkat RT,/RW, apa saja yang mau diusulkan segala prioritas, karena saat ini pembangunan berdasarkan usulan dari bawah, “kata Tatang.

“Pembangunan setiap tahun pasti kita laksanakan setiap awal tahun pasti kita laksanakan musrenbang karena memang ini merupakan satu dasar dilakukannya pembangunan di Kota Tangerang Selatan,”ucap Tatang.

BACA JUGA  Kades Kertaraharja Ngaku Diancam Warga, Gara-gara Bangunan Mangkrak

“Apa yang bapak atau ibu usulkan itu memang hasil dari musyawarah yang ada di bawah melihat dengan potensi kewilayahan apa sih usulkan yang paling terpenting dan skala prioritas adalah kebutuhan masyarakat banyak, baik fisik maupun non fisik sehingga tepat sasaran,” Jelas Camat H.Tatang.

Sementara dari perwakilan anggota dewan Lady Butar-butar berharap pembangunan itu bukan hanya fisik saja juga pembangunan non fisik seperti pemberdayaan masyarakat .

“Perlu kami sampaikan, masih banyak masyarakat yang membutuhkan pemberdayaan masyarakat itu dengan menggiatkannya. Tentunya kita menciptakan masyarakat yang produktif yang inovatif dan mandiri juga bagian dari perencanaan pembangunan,”ucap Lady.

“Terkait pembangunan Puskesmas kami mendukung namun perlu dicek benar status lahan yang mau dipakai jangan sampai setelah 10 tahun kemudian ada yang klaim sehingga dikerjakan dengan kehati-hatian,” harap Lady Butar-butar.

Musrenbang digelar secara hybrid yakni daring dan tatap muka di ruang Aula Kelurahan Paku Jaya Jalan Bhayangkara Kelurahan Paku Jaya Serpong Utara Kota Tangerang Selatan. Hal itu  mengingat angka terpapar Omicron sedang tinggi sehingga mengurangi kerumunan warga.

(Ardhi)

Artikel sebelumyaHimpunan Putra Putri Keluarga Besar Angkatan Darat Pasbar Launching Sekolah Sepak Bola
Artikel berikutnyaKKB Klaim Sebagai Korban Pelanggaran HAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.