spot_img

RENUNGAN AKHIR PEKAN: “POSITIVE THINKING KEPADA ORANG LAIN”

Akhir pekan
Gambar ilustrasi pekerja bangunan, saat sedang istirahat. Foto. Dok. MSar
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
redaksisatu.id – Selamat berjumpa kembali dengan Kang Botol ( Si Botak Tolol)
Alhamdulillah, kita sudah melewati satu pekan penuh dengan kesibukan rutinitas, kerja, aktivitas, bahkan tantangan.

Akhir pekan seperti ini menjadi waktu terbaik untuk meninjau kembali apa yang Kita “Lihat, apa yang Kita Pikir, dan apa yang Kita Kerjakan” tentang dalam sepekan.

1. Lihat — Evaluasi Diri

Mari kita lihat kembali perjalanan seminggu ini. Apa yang sudah kita kerjakan?, Mana hasil yang baik, dan mana yang masih kurang memuaskan?
Jika hasil kerja kita itu baik, itu adalah buah dari teamwork yang solid, yang saling menolong, saling menutup kekurangan, dan saling menguatkan.

Namun jika ada kekurangan, sebagai seorang leader atau pemimpin — bahkan pemimpin untuk diri sendiri — kita harus berani berkata: ” Kegagalan Ini adalah salah saya, tanggung jawab saya.”

Bukan menyalahkan orang lain. Bukan mencari kambing hitam. Karena leader atau pemimpin sejati adalah Pemimpin yang paling dulu berani mengakui kekurangan dan yang paling akhir mengambil pujian, kalau perlu tidak butuh pujian.

2. Pikir — Membangun Positive Thinking

Islam mengajarkan kita untuk berbaik sangka kepada orang lain. Rasulullah SAW bersabda: “Jauhilah prasangka, karena prasangka itu adalah sedusta-dustanya ucapan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Setiap orang punya cerita, punya riwayat, setiap orang punya niat baik, meski kadang belum tuntas dalam pekerjaannya.

Maka berpikir positif membuat kita: lbisa lebih tenang, bisa lebih bijak, bisa lebih adil dalam menilai, dan lebih mudah untuk memaafkan.

Dengan positive thinking, apa yang kita “Lihat, apa yang kita Pikir dan apa yang Kita Kerjakan”, dalam setiap hubungan kerja tidak sebagai beban, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab.

BACA JUGA  Penggagas Rumah Sedekah Murni Bentuk Sosial

Allah mengingatkan dalam Al-Qur’an:“ Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”(QS. Al-Hasyr: 18)

Ayat ini mengajari kita untuk mengevaluasi diri, bukan mencari kesalahan orang lain. Allah berfirman:  “Wahai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, karena sebagian prasangka itu adalah dosa.” (QS. Al-Hujurat: 12)

Ayat ini menuntun kita agar tidak terburu-buru menuduh, memvonis, atau menyalahkan orang lain, terutama dalam urusan kerja.

Ketika Kita melihat bawahan yang tidak berjalan sesuai arahan kita, itu bukan sebagai “Masalah”, tetapi kita anggap sebagai “Amanah”. Kita memandang atasan yang tidak suka dengan kita, itu bukan sebagai “Ancaman,” tetapi sebagai koreksi, bahwa kita tidak dalam masuk dalam pilihannya.

3. Kerjakan — Langkah Perbaikan

Jika sudah kita lihat, sudah kita pikir, maka sekarang waktunya kita kerjakan. Mulai akhir pekan ini, mari kita bertekad selalu kedepankan “Positif Thingking”:
Mulai Perbaiki komunikasi, karena banyak masalah muncul dari miskomunikasi.
Mulai Belajar menghargai setiap orang, sekecil apa pun kontribusinya.
Mulai Tunjukkan Tanggung jawab sebagai leader atau pemimpin jangan mudah menyalahkan.
Mulai Bangun lingkungan kerja yang positif, karena energi positif akan menular.
5. Mulai dengan niat yang baik, karena Allah menilai niat sebelum adanya hasil.

Ingat, keberhasilan bukan hanya soal siapa yang paling “Hebat”, tetapi siapa yang paling dapat dimintai pertanggung jawaban, karena yang hebat belum tentu tanggung jawab dan belum tentu membawa suasana tenang bagi orang lain.

Sebagai penutup, Kang Botol (Si Botak Tolol) mengajak pembaca bahwa akhir pekan ini mari jadikan momen untuk merenungi, memperbaiki diri, dan memulai aktivitas pekan baru dengan hati yang lebih lapang, tenang, dan bijak, dengan selalu memahami “Lihat, Pikir, Kerjakan”

BACA JUGA  Bupati Melawi Berikan Bantuan Ke Masjid Dalam Safari Ramadhan 1443 H

Semoga Allah menjadikan kita pribadi yang senantiasa berbaik sangka, mudah memaafkan, dan ringan membantu, kepada siapa saja selagi kita berkesempatan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.(MSar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img