Pihak Alm Husinsius Duduki Pabrik PT MAS, Masalah Lahan Belum Selesai

REDAKSI SATU – Pihak Keluarga Besar Alm Husinsius secara tegas menyampaikan bahwa permasalahan sengketa lahan yang berada di area PT Mitra Andalan Sejahtera (PT MAS) di bawah naungan Parna Raya Group hingga kini belum mendapat titik tengah atau belum ada penyelesaian.

Sebelumnya, pihak Keluarga besar Alm Husinsius mengaku mendapatkan mendapatkan undangan, namun menolak hadir untuk menyelesaikan permasalahan dengan alasan tidak sesuai dengan tuntutan yang seharusnya dilakukan oleh pihak perusahaan.

BACA JUGA  Polisi Ungkap 279,45 Ton Pupuk Subsidi
Husinsius
Massa dari Keluarga Besar Alm Husinsius saat membuka Portal Beton di Jalan Koridor, Pos Satpam PT MAS, di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah-Kalbar, Rabu 1 April 2026. (Foto: Redaksi Satu).

Menurut Leo Kumbang, pihak keluarga besar sudah memberikan toleransi selama kurang lebih 12 tahun lamanya. Pihak perusahaan dianggap menggunakan lahan keluarga besar mereka tanpa kompensasi apapun.

“Yang punya lahan siapa, yang menerima bayaran siapa. Tidak jelas. Selama 12 tahun kami bersabar. Banyak lika-liku yang kami hadapi dan lakukan. Kami berupaya agar perusahaan beretika baik. Ini malah kami dilempar sana sini makanya kami akan mengerahkan massa sebanyak-banyaknya untuk mengambil hak kami kembali,” tegas Leo.

Husinsius
Atribut Baliho di depan Pintu Kantor Pabrik PT MAS yang dipasang massa dari Keluarga Besar Alm Husinsius, Rabu 1 April 2026. (Foto: Redaksi Satu).

Ia menegaskan, bahwa hari ini pihaknya menunaikan pesan yang sudah disampaikan 7 hari yang lalu. Yaitu menuntut perusahaan agar bertanggung jawab terhadap lahan yang sudah bersertifikat SHM. Yang dirampas pihak perusahaan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Salah satunya Lesman Simbolon dan Charles Simbolon Keduanya dari Marga Simbolon.

“Marga Simbolon jangan jadi Pengecut/pecundang. Merampas, menjajah lahan kami. Kalian mencari hidup seolah seperti penjajah,” ujarnya.

Berikut poin-poin tuntutan yang disampaikan oleh Leo Kumbang selaku Koordinator Aksi sekaligus pihak Keluarga besar Alm Husinsius, yakni sebagai berikut:

BACA JUGA  73,8 Persen Masyarakat Puas Penyelenggaraan Mudik dari Presiden Jokowi dan Polri
Husinsius
Massa dari pihak Keluarga Besar Alm Husinsius saat tiba di area Pabrik PT MAS, Rabu 1 April 2026, pukul 14.33 WIB. (Foto: Redaksi Satu).

Tuntutan kami:
1. PT MAS Menganti rugi lahan yang sudah dipakai selama 12 tahun
2. PT MAS Mengembalikan lahan kami kembali dan akan kami kelola mulai hari ini maka kami mohon kepada Aparat, pihak kepolisian untuk tidak berpihak kepada siapapun karna kami punya Sertifikat yang dikeluarkan Resmi oleh Pemerintah,atau Negara.
3. Selama proses ini belum selesai maka Pt.Mas ini kami tutup karne tidak menghargai dan menyepelekan aksi yang kami buat selama ini.

“Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf kepada Aparat keamanan, kami minta lakukanlah pengamanan sesuai SOP. Saling menjaga dan TIDAK saling memancing emosi. Terima kasih,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan langsung media online Redaksi Satu di lokasi, hingga saat ini pukul 19.00 WIB, massa dari pihak Keluarga Besar Alm Husinsius masih menduduki area Pabrik PT MAS. Meskipun demikian, hingga saat ini situasi terpantau aman, kondusif, dan terkendali.

BACA JUGA  Pelantikan Pengurus BADKO HMI dan KOHATI Kalbar periode 2024-2026
BACA JUGA  Pangdam XII/Tpr : TNI Siap Bantu Kesulitan Rakyat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img