Beranda KALBAR Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Goreng Curah

Kapolri Minta Forkopimda Kawal Proses Distribusi Minyak Goreng Curah

Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan pengecekan minyak goreng di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 April 2022.
KALBAR | redaksisatu.id – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pengawalan terhadap proses distribusi minyak goreng hingga ke Pasaran.

Pernyataan Kapolri tersebut disampaikan saat dirinya melakukan peninjauan secara langsung terkait ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 April 2022.

Dari peninjauannya, Kapolri mendapatkan laporan bahwa minyak goreng curah di Pasar tersebut telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan dari masyarakat.

BACA JUGA  DPRD Rapat Paripurna Dalam Rangka HUT 73 Kabupaten
Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyapa para pedagang di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 April 2022.

“Penjualannya kemarin 2.500 liter, sekarang 5.000 liter. Tadi kita cek di produsen minggu ini dapat memproduksi kurang lebih 120 ton sehari,” kata Sigit.

Sigit pun berharap kepada para produsen dan distributor yang ada untuk mempercepat distribusi. Mengingat, sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan, yang mana kebutuhan dari masyarakat akan meningkat.

Oleh sebab itu, mantan Kabareskrim Polri ini pun meminta Kapolda, Pangdam dan Jajaran Forkopimda Sumatera Selatan untuk mengawal distribusi minyak goreng ke titik-titik yang masih kosong.

BACA JUGA  Satu Unit Excavator Terbakar, Lokasi Pertambangan Ilegal Desa Beringin
Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat berbincang-bincang dengan seorang Ibu terkait persoalan minyak goreng, Jumat 1 April 2022.

“Kita harapkan satu minggu ini bisa dimaksimalkan dan minyak curah betul-betul ada di pasar dan masyarakat mudah mendapatkannya,” ujar Sigit.

Ia pun mendapat laporan secara produksi seharusnya tidak terjadi permasalahan kelangkaan minyak goreng di Sumatera Selatan. Karena itu, pengawalan distribusi minyak curah tersebut harus dipastikan berjalan dengan baik.

“Dari informasi yang ada, secara produksi mestinya cukup. Tapi harus dicek apakah penyalurannya dilakukan secara optimal sehingga kemudian tak kesulitan mendapatkan minyaknya di Pasar,” ucap Sigit.

BACA JUGA  PKLWN Terima BLT Rp300 Ribu dari Polres Kubu Raya, Terima Kasih Presiden
Kapolri
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan salam kepada para Ibu-ibu saat kunjungan kerja di Pasar Lemabang, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat 1 April 2022.

Dalam kesempatan ini, Kapolri juga mengimbau kepada para pedagang untuk berperan aktif dalam menyampaikan informasi kepada Satgas Pangan, terkait proses distribusi sehingga diharapkan ketersediaan minyak goreng curah tidak terganggu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Terlebih sebentar lagi kita akan memasuki Bulan Suci Ramadhan dimana permintaan terhadap sembako khususnya minyak goreng akan meningkat dari hari biasanya,” tutur Sigit.

Dengan terjaminnya ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat, kata Sigit, hal tersebut akan mempengaruhi harga penjualan minyak goreng curah sehingga masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagaimana kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

BACA JUGA  Kisah Duka Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Balikpapan

“Untuk itu, Polri bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan telah menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan, serta pengawasan mulai dari pihak produsen, distributor sampai dengan pasar-pasar sehingga ketersediaannya akan terjamin bagi kebutuhan masyarakat,” papar Sigit.

Lebih lanjut, Kapolri juga menyampaikan telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran kewilayahan untuk melakukan pengawalan ketersediaan dan stabilitas harga melalui pengecekan pada setiap tingkatan bisnis proses minyak goreng mulai dari tingkat produsen, distributor, agen sampai dengan tingkat konsumen.

“Untuk itu, saya harap masyarakat tidak perlu panik atau khawatir karena pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat,” ungkap Sigit.

BACA JUGA  Sertijab Dua Pejabat Utama Polda Kalbar

Sebelum meninjau ke pasar, Kapolri juga mengecek Pabrik minyak goreng ke PT. Tunas Baru Lampung (PT. TBL), Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga dari minyak goreng.

Sementara itu, berdasarkan investigasi dan informasi serta keterangan yang diperoleh di lapangan, untuk wilayah Provinsi Kalimantan Barat, distribusi dan ketersediaan minyak goreng hingga ke Pasaran sampai saat ini belum stabil.

Salah satu pihak Distributor yang berhasil ditemui wartawan media www.redaksisatu.id Perwakilan Kalimantan, mengatakan bahwa saat ini pihaknya mengalami kelangkaan pasokan dari produsen Pabrik PT. Wilmar Cahaya Indonesia.

Menurut pihak distributor, pada saat normal sebelum mengalami kelangkaan, pihaknya mendapat pasokan suplai minyak goreng, untuk satu minggunya mencapai 3 (tiga) hingga 4 (empat) tengki minyak goreng dari produsen. Tetapi sejak kelangkaan hingga saat ini, pihak distributor tersebut hanya mendapatkan 1 (satu) truk tangki dari pihak Produsen.

Namun ada juga diantara distributor yang mendapat pasokan, tetapi melakukan penjualan dengan berbagai persyaratan tertentu. Sehingga menyebabkan meroketnya harga minyak goreng di Pasaran.

Adrian318

BACA JUGA  Rampas Barang Menggunakan Sajam 1 Pemuda Berhasil Diamankan
Artikel sebelumyaMenjelang Puasa Ramadhan 1443 H, Warga Desa Baru Lakukan Kerja Bakti
Artikel berikutnyaFAKTA RI Minta Jamwas Kejagung Periksa Kejari KSB dan Loteng

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.