Beranda DAERAH Kakan Kemenag Kab.Solok Hadiri Wisuda Tafhiz Perdana Pondok Harapan Ambun Sani

Kakan Kemenag Kab.Solok Hadiri Wisuda Tafhiz Perdana Pondok Harapan Ambun Sani

Kakan Kemenag Kab.Solok Hadiri Wisuda Tafhiz Perdana Pondok Harapan Ambun Sani
RedaksiSatu | Menghadiri wisuda perdana pondok tahfiz Harapan Ambun Sani nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, Minggu (9/1), Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli berharap ada pembinaan berkelanjutan bagi santri.

Pembinaan berkelanjutan bagi santri tidak hanya dari pondok dan pengasuh tetapi juga dari orang tua, agar selalu mendorong anaknya memperdalam pengetahuan dan pemahaman tentang Al Qur’an serta pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Zulkifli juga berharap keberadaan pondok Al Qur’an dan pondok Tahfizh ini dapat memnekali generasi muda dari pengaruh negatif globalisasi dan perkembangan teknologi.

“Kita tidak dapat menutup diri anak-anak kita dari gencarnya perkembangan teknologi dan globalisasi, namun kita bisa bentengu mereka dengan ilmu agama dan isi kepala dan dada mereka dengan Al Qur’an,” ujar Zulkifli.

Wisuda ini sendiri dibuka oleh Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu. Dalam Sambutannya mengatakan keberadaan pondok tahfiz bisa menciptakan generasi muda berakhlak mulia yang memiliki pengetahuan dan pemahaman ilmu Al Qur’an, sehingga kedepannya terwujud generasi muda beriman, berilmu dan mengusai teknologi.

Turut hadir dan memberikan sambjtan pada wisuda tahfiz ini, H.Hardinalis, Anggota DPRD Sumbar darPartai Golkar. Ia mengatakan, selaku legislatif dirinya berupaya membantu kegiatan keagamaan termasuk pondok Al Qur’an dan pondok Tahfiz mendapatkan dana hibah. Fendi

BACA JUGA  Pangdam IX/Udayana Lantik 435 Putra Daerah Terbaik Menjadi TNI
Artikel sebelumyaMisteri Pembunuhan Ibu dan 1 Anak Gadisnya Tanpa Busana
Artikel berikutnyaBocah 6 tahun Dipukuli Ibunya Sampai Tewas, Sungguh Tragis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.