Ferdi-Sulis Terpilih Jadi Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO

REDAKSI SATU — Ferdi Almaizi dan Sulis Tiyawati resmi terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO periode 2026-2027 melalui Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Universitas OSO Tahun 2026 yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan lancar di Pontianak, Senin, 2 November 2026.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, pasangan Ferdi Almaizi dan Sulis Tiyawati memperoleh 156 suara, sementara kotak kosong memperoleh 61 suara, dengan 1 suara dinyatakan tidak sah. Hasil tersebut menjadi representasi dari pilihan mahasiswa sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh pasangan terpilih.

Pelaksanaan Pemirama Universitas OSO Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi di lingkungan kampus. Seluruh tahapan pemilihan, mulai dari proses pencalonan, kampanye, masa tenang, hingga pemungutan dan penghitungan suara, telah dilaksanakan dengan lancar. Partisipasi mahasiswa dalam menentukan pemimpin organisasi kemahasiswaan menjadi bukti bahwa demokrasi kampus memiliki peran penting dalam membangun kesadaran politik dan tanggung jawab kolektif mahasiswa.

BACA JUGA  Bawaslu Kota Pontianak Ubah Strategi Pengawasan dalam Pilkada Serentak 2024
Ferdi
Ferdi Almaizi dan Sulis Tiyawati resmi terpilih sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO periode 2026-2027 melalui Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Universitas OSO Tahun 2026 yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan lancar di Pontianak, Senin, 2 November 2026.

Keberhasilan pelaksanaan Pemirama tidak terlepas dari kerja keras Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa (KPRM) sebagai penyelenggara, pengawasan Panitia Pengawas Pemilihan Raya Mahasiswa (Panwasram), serta dukungan seluruh elemen organisasi kemahasiswaan dan mahasiswa Universitas OSO. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga integritas, ketertiban, dan keberlangsungan proses demokrasi kampus.

Terpilihnya Ferdi Almaizi dan Sulis Tiyawati menandai dimulainya kepemimpinan baru dalam organisasi kemahasiswaan Universitas OSO. Keduanya diharapkan mampu menjalankan amanah dengan mengedepankan kepentingan mahasiswa, memperkuat komunikasi antarelemen organisasi, serta membangun kepemimpinan yang terbuka terhadap kritik dan aspirasi.

Dalam keterangannya, Ferdi Almaizi menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan mahasiswa merupakan tanggung jawab besar yang harus dijawab melalui kerja nyata dan komitmen dalam menjalankan kepemimpinan.

BACA JUGA  Pantau Harga Jelang Ramadan, Asep Datangi Bulog Jabar
Ferdi
Proses Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemirama) Universitas OSO Tahun 2026 yang berlangsung secara demokratis, tertib, dan lancar di Pontianak, Senin, 2 November 2026.

“Terpilihnya kami bukan semata-mata kemenangan sebuah pasangan, melainkan amanah dari seluruh mahasiswa Universitas OSO. Kami menyadari bahwa kepercayaan ini harus dijawab dengan kerja nyata, keterbukaan, dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan mahasiswa tanpa membedakan pilihan politik maupun latar belakang,” ujar Ferdi.

Ia juga menegaskan bahwa demokrasi tidak berhenti pada proses pemungutan suara, melainkan harus terus hidup melalui partisipasi mahasiswa dalam mengawal jalannya kepemimpinan.

“Demokrasi tidak berhenti ketika suara telah dihitung. Justru setelah proses pemilihan selesai, tanggung jawab sesungguhnya dimulai. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat kembali bersatu, mengawal jalannya kepemimpinan, serta bersama-sama membangun kehidupan kampus yang lebih progresif, inklusif, dan berintegritas,” tambahnya.

BACA JUGA  DPR RI Minta Pengawasan Serius Jalan Tikus Perbatasan RI-Malaysia

Sementara itu, Sulis Tiyawati menyampaikan bahwa kepemimpinan mahasiswa harus dibangun melalui kolaborasi, keterbukaan, dan kesediaan untuk mendengar seluruh aspirasi mahasiswa.

“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang tidak dapat kami jalankan sendiri. Kami percaya bahwa kepemimpinan yang baik lahir dari kesediaan untuk mendengar, merangkul, dan bekerja bersama seluruh elemen mahasiswa,” ungkapnya.

Ia turut mengajak mahasiswa untuk menjadikan perbedaan pilihan sebagai bagian dari kedewasaan dalam berdemokrasi serta tidak menjadikan perbedaan tersebut sebagai penghalang untuk membangun organisasi kemahasiswaan yang lebih baik.

BACA JUGA  Elon Musk Batal Menghadiri KTT G20

“Kami mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan perbedaan pilihan sebagai bagian dari kedewasaan demokrasi. Mari kita tinggalkan sekat-sekat perbedaan dan melangkah bersama demi mewujudkan Universitas OSO sebagai ruang akademik yang kritis, demokratis, dan berkeadilan,” lanjutnya.

Pemirama Universitas OSO Tahun 2026 tidak hanya menjadi sarana untuk menentukan pemimpin mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran demokrasi yang mengajarkan pentingnya partisipasi, integritas, tanggung jawab, serta penghormatan terhadap perbedaan pilihan.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian pemilihan, perhatian kini beralih pada pelaksanaan amanah kepemimpinan periode 2026–2027. Mahasiswa diharapkan tetap berperan aktif dalam mengawal jalannya kepemimpinan, menyampaikan aspirasi secara konstruktif, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi kemahasiswaan.

BACA JUGA  6 Personel Polda Kalbar Dipecat Kapolda, Berikut Nama-namanya

Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas OSO menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ferdi Almaizi dan Sulis Tiyawati atas terpilihnya sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas OSO periode 2026-2027.

Terpilihnya pasangan tersebut diharapkan menjadi awal dari kepemimpinan yang mampu menjaga kepercayaan mahasiswa, memperkuat nilai-nilai demokrasi, serta menghadirkan perubahan yang berorientasi pada kepentingan bersama.

Demokrasi telah menentukan pilihan. Kini, saatnya kepemimpinan membuktikan pengabdian.

BACA JUGA  Sidang Paripurna DPD RI Soroti BLT BBM Tidak Tepat Sasaran dan Pemilu 2024
BACA JUGA  Najjar Lubis Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Gempa Pasbar
BACA JUGA  LaNyalla Desak  Perguruan Tinggi Siapkan Tenaga Cyber Security
spot_img