Beranda DAERAH Dinas Lingkungan Hidup Pasbar Lakukan Pemangkasan

Dinas Lingkungan Hidup Pasbar Lakukan Pemangkasan

Dinas Lingkungan Hidup
Pasaman Barat | Redaksi Satu – Dinas Lingkungan Hidup Pasbar lakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon pelindung di jalan utama yang dapat membahayakan masyarakat.

Di tengah keterbatasan waktu, meskipun hari libur, akhirnya tim gabungan yang terdiri dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat, BPBD Pasbar, Dinas Perhubungan, Pol PP dan dinas terkait lainnya, termasuk PLN Simpang Empat minggu, 15/05/2022) siang mulai melakukan pemangkasan ranting dan menumbang pohon pelindung (mahoni) yang membahayakan bagi pengguna jalan maupun pengendara di sekitar pusat Kota Kabupaten Pasaman Barat, Simpang Empat Sumbar, terutama yang berada di jalan utama Manggopoh – Simpang Empat.

Pemangkasan maupun penumbangan tersebut didampingi oleh tim PLN Simpang Empat adalah bertujuan demi keselamatan petugas saat bertugas, sebab pohon-pohon yang mau dipangkas juga berada tidak jauh dari tonggak-tonggak listrik tegangan tinggi.Dinas Lingkungan Hidup

Tim gabungan saat bertugas menggunakan sejumlah mesin pemotong kayu (Chain Saw) dan satu unit crane serta beberapa peralatan lainnya.

Prioritas penumbangan tersebut dilakukan oleh tim terutama terhadap batang pohon dan dahan pelindung yang membahayakan pengendara maupun masyarakat di sekitar di jalan lintas Simpang Empat – Manggopoh.

Berdasarkan adanya keresahan masyarakat, maupun pengguna jalan tentang ancaman pohon tumbang atau dahan patah yang dapat memakan korban di daerah itu, terutama dengan adanya kecelakaan beberapa minggu lalu di jalan utama tersebut, yakni di mana satu unit mobil tertimpa pohon dan menyebabkan satu orang meninggal dunia.Dinas Lingkungan Hidup

Keberadaan pohon-pohon pelindung tersebut memang berada di jalur padat kendaraan dan juga tidak jauh dari arus listrik teganggan tinggi, maka saat pekerjaan pemangkasan dilakukan, perlu adanya tim gabungan, yang didampingi oleh PLN dan Dinas BPBD maupun Dinas Perhubungan yang akan bertugas sesuai tupoksinya masing-masing, hal ini bertujuan saat melakukan pemangkasan tidak menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA  Dinas Keuangan Abaikan Surat Ketua DPRD Kaur

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat, Armi Ningdel saat berada di lokasi kepada media ini mengatakan tim hanya bekerja selama beberapa jam saja, sebab hal itu menurutnya, sesuai dengan koordinasi kepada pihak PLN terkait jam pemadaman aliran listrik.

Dikatakannya, berdasarkan hal itulah pihaknya hanya memprioritaskan penumbangan dan pemangkasan hanya terhadap pepohonan yang rawan atau sudah lapuk, sesuai yang diresahkan oleh masyarakat, agar tidak lagi terjadi korban jiwa berikutnya.Dinas Lingkungan Hidup

Diterangkan Armi lagi, pasca pemangkasan tahap pertama ini, tim pada hari-hari berikutnya akan terus melanjutkan ke titik-titik lain yang ada di Pasaman Barat, juga berdasarkan adanya masukan dari masyarakat akan kerawanan pohon-pohon tersebut, termasuk pohon pelindung (mahoni) yang berada di jalur dua Padang Tujuh dan daerah lainnya.

Ia sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada petugas yang bekerja keras untuk memaksimalkan waktu di tengah keterbatasan, termasuk berterimakasih kepada masyarakat maupun media yang ikut peduli atas kegiatan ini.

Armi Ningdel, menghimbau kepada masyarakat untuk mengantisipasi agar tidak timbul korban jiwa berikutnya, untuk tetap waspada, terutama meminta agar jangan melakukan pembakaran di bawah atau di pangkal pohon lapuk, terutama jangan melakukan pemangkasan sendiri, sebab hal itu dapat membahayakan dirinya atau orang lain.Dinas Lingkungan Hidup

Demikian juga KLH meminta kepada pengguna jalan maupun pengendara untuk tetap waspada saat berkendara di sekitar pohon pelindung, apa lagi di saat cuaca hujan atau angin kencang.

(Zoelnasti)

Artikel sebelumyaHari Kebangkitan Nasional 2022 Usung Tema “Semangat Kebangkitan Nasional”
Artikel berikutnyaPolisi Ungkap 279,45 Ton Pupuk Subsidi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.