Diduga Pegawai Bank BI Stres Lompat Gedung Teratas

Jakarta, redaksisatu.id – Aktifitas pegawai Bank Indonesia (BI) mendadak dikejutkan, aksi nekat bunuh diri.

Seperti biasanya pagi hari aktifitas pegawai Bank BI ceriah, namun berubah mencekam.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Setelah seorang pegawai muda Bank Indonesia (BI), berinisial RANK (23), terjun bebas di ketinggian gedung Bank BI.

BACA JUGA  Tren Kasus Bunuh Diri di Katingan 2022 Sudah 6 Korban

RANK ditemukan tidak bernyawa, usai ia diduga melompat dari helipad lantai teratas gedung Tipikal Bank BI.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Senin pagi, 26 Mei 2025, sekitar pukul 06.07 WIB.

Pihak kepolisian yang menerima laporan dari Chief Security BI segera merespons cepat.

BACA JUGA  Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto Mendadak Mengundurkan Diri

Kompol Rezeki R. Respati, Kapolsek Metro Gambir, mengonfirmasi bahwa setelah laporan diterima.

Tim langsung menuju lokasi dan mengamankan tempat kejadian. Langkah awal penyelidikan.

Ini dimulai dengan olah TKP yang dilaksanakan dengan, cermat dan penuh kehati-hatian.

BACA JUGA  Sopir Bajaj Terkena Pungli Oleh Oknum Dishub DKI Jakarta

“Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara, kami mengidentifikasi korban sebagai RANK.

Seorang Asisten Manajer yang baru bergabung dengan BI, sejak Januari 2025,” ujar Kompol Rezeki.

“Kami tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban, yang menguatkan dugaan sementara bahwa ini adalah kasus bunuh diri.”

BACA JUGA  Camat Rangkap Jabatan Efektif dan Netralitaskah Tugasnya

Detik-Detik Terakhir: Dari Lantai Dasar Menuju Helipad

Berdasarkan hasil analisis dari kamera pengawas (CCTV) dan, keterangan tiga saksi  dua karyawan dan satu petugas keamanan.

Diperoleh rangkaian waktu yang cukup rinci, mengenai langkah-langkah terakhir korban.

Sekitar pukul 05.48 WIB, RANK tiba seorang diri di area gedung BI. Ia kemudian menuju ke lift gedung Tipikal, gedung tempatnya bekerja.

BACA JUGA  Bank Indonesia: Kurs Rupiah Menguat di Pangsa Pasar

CCTV menunjukkan ia mencapai lantai 15, area tertinggi yang memiliki akses ke helipad, pada pukul 06.01 WIB.

Enam menit kemudian, tepat pukul 06.07 WIB, tubuhnya ditemukan tergeletak di bawah gedung mengakhiri pagi itu dengan duka mendalam.

“Dari rekaman CCTV, tak terlihat adanya pihak lain, yang mendampingi atau mendekati korban.

BACA JUGA  Plt Ketua DPD Golkar Kubu Raya Bunuh Diri Meloncat ke Sungai

Sebelum peristiwa terjadi. Ia tampak berjalan dengan tenang, tidak terburu-buru,” tambah Kompol Rezeki.

Isu Tekanan Kerja dan Misteri Akun Anonim

Kasus ini semakin menyita perhatian publik, setelah akun X (dulu Twitter) dengan nama pengguna @DirekturBI.

Kemudian diketahui merupakan akun anonim dengan nama tampilan “yougodownjustlike” .

BACA JUGA  Pemkab Bogor Galakan Tarawih Keliling di Bojonggede

Dia tentang mengunggah informasi tentang kematian, RANK pada pukul 18.57 WIB di hari yang sama.

Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyatakan bahwa, dirinya sengaja tidak menggunakan identitas resmi.

Di karena merasa khawatir peristiwa tragis ini tidak akan, dipublikasikan secara transparan.

BACA JUGA  Danlantamal XII bersama Forkopimda Kalbar Ikuti Kick Off Serambi 2024 Berkah Idul Fitri

Ia mengklaim bahwa tekanan kerja menjadi pemicu utama, keputusan RANK untuk mengakhiri hidupnya.

Pernyataan Ini Mengundang Banyak Simpati dan Pertanyaan. 

Banyak netizen mempertanyakan kondisi lingkungan kerja, di institusi sebesar BI. Menurut netizen apakah memang ada tekanan yang cukup berat?

Untuk mendorong seseorang yang baru lima bulan bekerja mengambil langkah sedemikian ekstrem!!.

BACA JUGA  DPD RI Sampaikan Hasil Reses Pada Sidang Paripurna ke-9

AKBP M. Firdaus, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, tak menampik kemungkinan tersebut.

“Masih terlalu dini untuk menyimpulkan. Dugaan tekanan kerja memang ada, tapi kami harus menelusuri lebih lanjut.

Termasuk memeriksa pihak keluarga dan rekan-rekan terdekat almarhum,” ujarnya.(**MOND**).

BACA JUGA  DPD RI Gelar Fit and Proper Test Calon Anggota BPK RI 2023-2028

spot_img