redaksisatu.id — Pamsimas 2026 membawa perubahan bagi warga yang selama ini menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Kementerian Pekerjaan Umum membangun sarana air bersih di wilayah Desa Bukit Harapan, Kecamatan Air Rami, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.
Pembangunan fasilitas tersebut menjadi kabar penting bagi masyarakat. Sebab, sarana air bersih yang dibangun melalui program Pamsimas 2026 diproyeksikan melayani kebutuhan 73 Kepala Keluarga (KK).
Sekretaris Desa Bukit Harapan, Supariyat, menyampaikan apresiasi atas pembangunan sarana tersebut. Menurutnya, kehadiran fasilitas air bersih sangat membantu warga yang selama ini harus menempuh jarak cukup jauh untuk memperoleh air.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat, Provinsi dan Kabupaten Mukomuko. Sumur air bersih yang dibangun ini nantinya akan mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 73 Kepala Keluarga di Desa Bukit Harapan,” ujar Supariyat, Kamis (10/9/2026).

Ia mengatakan, selama ini sebagian masyarakat harus berjuang cukup jauh untuk mendapatkan air bersih. Karena itu, pembangunan sarana melalui Pamsimas dinilai dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Program Pamsimas 2026 tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik. Program tersebut juga menempatkan masyarakat sebagai bagian dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengelolaan, hingga pemeliharaan fasilitas.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting agar fasilitas air bersih yang telah dibangun dapat digunakan dan dirawat secara berkelanjutan. Dengan demikian, manfaat sarana tersebut tidak berhenti setelah pembangunan selesai.
Bagi 73 KK penerima manfaat, tersedianya sarana air bersih menjadi langkah penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Akses terhadap air bersih juga berkaitan erat dengan kebersihan dan kesehatan lingkungan tempat tinggal.
Pembangunan sarana ini sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan air bersih di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan akses.




