Menteri Dalam Negeri Implementasi Rapat Koordinasi Nasianal Anti Korupsi

JAKARTA – Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu bersama Menteri Dalam Negeri,Tito Karnavian dan Ketua KPK, Nawawi Pomolango ikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas).

Implementasi Pendidikan Antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah, yang berlangsung di di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jakarta, Selasa (6/2).

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam mengimplementasikan strategi pendidikan antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah dan masyarakat.

BACA JUGA  DPR Resmi Menetapkan Penurunan Biaya Jemaah Haji
Menteri
Tito Carnavian, Asmawi Pomolango, Asmawa Tosepu dan jajaran Kemendagri RI

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyatakan bahwa, kepala daerah menjadi leading sektor untuk pendidikan antikorupsi di daerahnya masing-masing.

Untuk itu para kepala daerah harus memiliki komitmen dan pengawasan konsep yang kuat agar budaya antikorupsi bisa terwujud.

“Kalau kepala daerahnya tidak memiliki komitmen dan hanya seremonial, tidak akan sukses. Untuk itu kepada daerah harus betul-betul bekerja dengan baik terutama 210 penjabat (Pj).

BACA JUGA  Bangunan Pesantren Ambruk Ratusan Santri Hingga Menelan Korban Jiwa

Ini momentum bagus untuk rekan-rekan Pj untuk menciptakan pemerintahan yang antikorupsi,” tegas Tito.

Menurut Tito, pendidikan antikorupsi sejak dini menjadi kunci terciptanya masyarakat dan pemerintahan, yang juga antikorupsi. Ini merupakan menjadi senjata utama, untuk mengurangi tindakan kejahatan.

“Karena keberhasilan penegakan hukum adalah bukan dihitung, dari banyaknya yang masuk penjara karena melanggar hukum.

BACA JUGA  Kantor Bappelitbang Kota Bandung Terbakar

Tetapi dari sedikit atau tidak ada lagi orang yang melakukan pelanggaran hukum” termasuk, melakukan tindakan korupsi,” ungkap Menteri Dalam Negeri.

Lanjut Menteri Dalam Negeri, selain penindakan juga harus memperkuat pencegahan dan pendidikan antikorupsi sejak dini.

Dimulai dari lingkungan sekolah PAUD, TK dan SD sebagai wujud komitmen menciptakan gerakan antikorupsi di Indonesia.

BACA JUGA  Menteri PKP Undang CEO Lippo Group Bahas Keluhan Konsumen Miekarta

“Betapa pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini, saya yakin sangat berpengaruh. Sehingga akan menciptakan iklim kompetitif, sehingga mereka para generasi penerus bangsa.

Paham bahwa korupsi adalah sesuatu yang buruk, negatif, melanggar hukum dan merugikan. Jika itu sudah tertanam, penindakan mungkin tidak perlu terjadi,” tandasnya.

Selanjutnya, Ketua KPK RI, Nawawi Pomolango mengatakan, program pendidikan antikorupsi merupakan upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

BACA JUGA  Kelulusan Calon Praja 2024 di IPDN Kalbar Ternyata Penuh Kecurangan?

Pendidikan anti korupsi menjadi bagian penting untuk diterapkan mulai dari tingkatan PAUD, SD dan SMP.

Karena semua menyadari bahwa kualitas keilmuan saja belum cukup untuk membekali anak-anak Indonesia.

“KPK sangat berharap, apa yang kita koordinasikan dan sepakati hari ini akan kita tindaklanjuti bersama pada tingkat level teknis, percepatan implementasi di seluruh jenjang pendidikan.

BACA JUGA  Korban Begal "Kepolisian Depok" Janji Ringkus Pelaku

Semoga ini dapat mempercepat gerakan masif implementasi pendidikan antikorupsi, jika dilakukan bersama secara sinergis.

Akan semakin cepat pula memberikan pengaruh pada penguatan karakter antikorupsi, dan integritas peserta didik dan lulusannya serta seluruh ekosistem pendidikan,” imbuhnya.

Tutuh hadir dalam Rakornas yakni, Inspektur dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Pj. Gubernur DKI Jakarta, Pj.Gubernur Banten, dan para kepala daerah yang hadir langsung maupun secara virtual.

BACA JUGA  Solmadapar Sampaikan 5 Poin Tuntutan dan Kritisi 100 Hari Kerja Gubernur Kalbar

Acara juga diikuti secara virtual oleh Kepala Sekolah SD, SMP, SMA, dan SMK Negeri se-Indonesia. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor).

BACA JUGA  Pesan Presiden Prabowo: Premanisme Berkedok Ormas Tindak Tegas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img