Aktor Film Vin Diesel di Gugat Oleh Mantan Asisten Pribadi

Claire Lise Kutlay mantan asisten aktor Vin Diesel, mengajukan gugatan terhadapnya lewat pengadilan “Los Angeles” pada hari Kamis, (21/12/2023).

Dalam gugatannya aktor Vin Diesel dengan tuduhan, telah melakukan pelecehan seksual” terhadap asistennya pada tahun 2010. Dan, dia dipecat dari pekerjaannya hanya beberapa jam kemudian.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Dalam gugatan yang diajukan ke pengadilan Los Angeles, mantan asisten” melalui kuasa hukum Asta Jonasson” Ia menuduh Diesel menyerangnya di kamar hotel Atlanta.

BACA JUGA  DPRD Kota Pontianak Zulfydar Zaidar Beri Penghargaan Tinggi kepada Veddriq Leonardo Sang Juara Olimpiade

Saat pasangan tersebut sedang mengerjakan film “Fast Five.” Kuasa hukum dan hubungan masyarakat Vin Diesel, belum dapat memberikan komentar, terkait peristiwa yang terjadi.

“Pelecehan seksual di tempat kerja tidak akan pernah berhenti,.. jika orang-orang berkuasa dilindungi dari akuntabilitas,” kata pengacara Jonasson, Claire-Lise Kutlay, dalam pernyataan tertulis.

Kami berharap keputusan ini yang kami tampilkan, untuk maju membantu dan menciptakan perubahan jangka panjang, serta memberdayakan para wanita lainnya.”

BACA JUGA  Film Syirik Danyang Laut Selatan Tayang 19 Juni, Ini Kata Teuku Rassya dan Donny Alamsyah

Dalam gugatannya, Jonasson menuduh Diesel secara paksa, meraba-raba payudara dan mencium klien nya.

Setelah dia menghabiskan di waktu malam hari dan menghibur, di sekilingi banyak wanita di kamar hotel bersamanya.

“Vin Diesel mengabaikan pernyataan jelas Ms. Jonasson” tentang, tidak menyetujui pelecehan seksual yang dilakukannya,” demikian isi gugatan tersebut.

BACA JUGA  Kiki Fatmala Artis Senior Meninggal Dunia 1 Desember 2023

Pada saat itu, gugatan tersebut menuduh Diesel memaksa Jonasson untuk meraih barang sensitif yang sedang ereksi, dia berteriak agar dia berhenti.

Lalu kemudian dia menjepitnya ke dinding” dan melakukan masturbasi, hanya membiarkannya bebas setelah dia selesai. Dia kemudian meninggalkan kamar hotel.

Beberapa jam kemudian, dalam gugatan tersebut, Jonasson dipecat dari pekerjaannya sebagai asisten Diesel.

BACA JUGA  Kremlin Sangkal China Desak Putin

Gugatan tersebut mengatakan Jonasson tetap diam selama bertahun-tahun “takut berbicara menentang salah satu aktor berpenghasilan tertinggi di dunia, takut dia akan dikucilkan dari industri ini.”

Jonasson adalah salah satu dari banyak wanita yang menuduh, tokoh industri hiburan terkemuka melakukan pelanggaran seksual sejak gerakan #MeToo dimulai pada tahun 2017.

Setelah tuduhan terhadap produser film Harvey Weinstein yang kini dipenjara. Dikutip dari Reuters. (Saidi Hartono).

BACA JUGA  Tahanan Palestina Intinya Memprotes ‘Hukuman Kolektif’ Israel
spot_img