Kembalikan Kedaulatan Rakyat Dengan UUD 1945 Asli

0
61
rakyat
Satu-satunya jalan mengembalikan kedaulatan kepada rakyat, hanya dengan kembali ke UUD 1945 naskah asli.

“Setelah kembali ke naskah UUD 1945 asli, baru kemudian dilakukan penyempurnaan dengan teknik adendum,” kata Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Hal itu, kata LaNyalla, harus dilakukan, sebab UUD hasil amandemen 1999-2002, sudah terbukti meninggalkan Pancasila dan membuat Indonesia semakin liberalis kapitalistis.

“Mohon doanya saya sedang menjemput takdir. Di posisi apapun, Insya Allah saya selalu membela rakyat”, ucapnya

“Saat ini memang saya sedang menawarkan gagasan kembali ke UUD 45 naskah asli. Agar kedaulatan rakyat kembali kepada rakyat”, ungkapnya.

“Sehingga melahirkan pemimpin yang bukan petugas partai, tapi petugas rakyat,” tegas LaNyalla.

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan hal tersebut, ketika hadir memenuhi undangan buka puasa bersama Sultan Kasepuhan Cirebon, Sultan Sepuh Aloeda II R. H. Rahardjo Djali dan masyarakat Cirebon, Sabtu (8/4/2023).

LaNyalla juga menyinggung perjuangan DPD RI dalam melakukan perbaikan total sistem bernegara dengan kembali kepada disain yang dirumuskan para pendiri bangsa.

rakyat
LaNyalla di Kesultanan Cirebon

Menurut LaNyalla, hanya sistem itulah yang menjamin tercapainya kesejahteraan dan kedaulatan rakyat.

Hal itu, kata LaNyalla, harus dilakukan, sebab UUD hasil amandemen 1999-2002, sudah terbukti meninggalkan Pancasila dan membuat Indonesia semakin liberalis kapitalistis.

Sementara itu Sultan Sepuh Aloeda II R. H. Rahardjo Djali berterima kasih, Ketua DPD RI LaNyalla sudi hadir di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Dia berharap LaNyalla selalu istiqomah dalam mengemban tugas besar sebagai Ketua lembaga tinggi negara.

“Amanah di pundak Pak LaNyalla sangat besar. Harapan kami beliau terus mendapat keberkahan dan kekuatan sehingga terus memberi manfaat bagi masyarakat, agama, bangsa dan negara,” tukasnya.

BACA JUGA  Filep Ungkap BP Tangguh Bohongi Publik

Buka puasa bersama di Rumah Kulon Keraton Kasepuhan Cirebon. LaNyalla didampingi Deputi Administrasi DPD RI Lalu Niqman Zahir, Kabiro Setpim DPD RI Sanherif Hutagaol dan Kapusperjakum Andi Erham.

LaNyalla Bersama Sultan Cirebon

Hadir juga Raja Karaton Sumedang Larang, PYM Sri Radya HRI Lukman Soemadisoeria, Sultan Banjar Pangeran Cevi Yusuf Isnendar dan Raja Muda Kabaena, Yurisman Star.

Ketua DPD RI menyampaikan kehadirannya di Keraton Kasepuhan Cirebon, merupakan komitmen dirinya dalam memperjuangkan eksistensi dan keberadaan kerajaan dan kesultanan di Indonesia.

“Di bulan yang baik ini, alhamdulillah saya bisa bersilaturahmi ke Keraton Kasepuhan Cirebon”, ucapnya

“Kami di DPD RI masih berusaha terus memperjuangkan kerajaan dan kesultanan Nusantara agar mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat dan Daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, LaNyalla kembali menegaskan bahwa DPD RI selalu membuka diri kepada Raja dan Sultan Nusantara dalam menyalurkan aspirasi.

“Beberapa waktu lalu saya berkeliling Indonesia mendatangi satu per satu Kerajaan dan Kesultanan Nusantara”, kata LaNyalla

“Itu merupakan bagian dari komitmen DPD RI sebagai wakil dari stakeholder di daerah,” ucap dia.

Editor: Khairu; Ramadan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.