Pasaman Barat | Redaksi Satu – Kapolsek Talamau, AKP. Junaidi berjibaku menggendong seorang bayi bernama Muhammad Alfarezki, berusia 7 bulan,yang mengalami sakit dan harus dirujuk ke rumah sakit di Simpang Empat Kabupaten Pasaman Barat.
Bayi berusia tujuh bulan tersebut yang diketahui anak dari seseorang warga Kampung Melayu, Jorong Sungai Jernih, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat Sumbar saat akan dibawa untuk berobat, terpaksa harus digendong saat melewati lokasi longsor yang berlokasi di kawasan Polong Onam Talu.
Saat itu, Muhammad Alfarezki terlihat digendong oleh personel Polsek Talamau dan tabung infus nya terpaksa dipegang oleh Kapolsek Talamau, AKP. Junaidi, yang memang selalu bersiaga di lokasi longsor yang menimbun jalan utama Simpang Empat-Talu sejak Sabtu pagi (12/3) sekitar pukul 06:15 WIB.
Dikatakan Junaidi, saat itu mereka sedang berada di lokasi longsor untuk meninjau perkembangan dan berjaga-jaga sebagai persiapan pembersihan lahan bila situasi kembali normal, namun ketika melihat ada keluarga ingin melintas area tersebut dengan membawa seorang bayi, apa lagi bayi tersebut dalam keadaan sakit dengan kondisi masih di infus, spontan Kapolsek bersama anggotanya membantu menyeberangkan mereka dari sisa-sisa reruntuhan longsor.
“Anak bayi ini dalam keadaan sakit dan harus segera dirujuk ke rumah sakit di Simpang Empat, makanya kita bantu gendong untuk melewati longsor itu karena memang jalan tidak bisa dilalui kendaraan,” kata Kapolsek Talamau, AKP Junaidi kepada awak media Sabtu (12/3/2022).
Junaidi menyebutkan, kondisi bayi saat itu dalam keadaan terpasang infus dan harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut.
“Untuk sakit anak itu kita belum tahu pastinya apa, namun kondisinya tadi dipasangi infus. Setelah kita seberangkan melewati longsor, ia langsung dibawa ke rumah sakit di Simpang Empat,” terangnya.
Sebelumnya jalan yang menghubungkan Simpang Empat-Talu tersebut diketahui sudah tiga kali terputus total, setelah pagi tadi area kawasan Polong Onam Talu tertimbun longsor.
[Zoelnasti]