Beranda KALBAR Edy Mulyadi Mendadak Viral Dilaporkan ke Mapolda Kalimantan Barat

Edy Mulyadi Mendadak Viral Dilaporkan ke Mapolda Kalimantan Barat

KALBAR | redaksisatu.id – Mendadak viral, Edy Mulyadi jadi perbincangan hangat di dunia maya, seiring dengan pernyataannya diduga mengandung unsur SARA.

Dalam sebuah tayangan video, Edy Mulyadi dengan lantang Politisi PKS itu menolak pemindahan Ibu Kota Baru dan mengatakan pulau Kalimantan sebagai tempat pembuangan Anak Jin.

Ucapan itu direspon Kamuda’ Dayak Kalbar (KDK). Pelaporan sendiri terkait perkataan Edy Mulyadi yang dinilai menyinggung harkat dan martabat masyarakat Kalimantan.

BACA JUGA  Kapolri dan Menkes Tinjau PLBN Entikong dan PLBN Aruk

Edy

“Dalam pelaporan kita kali ini perlu digarisbawahi adalah tindakan/kalimat narasi yang kita nilai merendahkan harkat dan martabat penduduk kalimantan,” kata Ketua Kamuda’ Dayak Kalbar (KDK) melalui keterangan tertulisnya kepada redaksisatu.id Perwakilan Kalimantan Barat, Selasa 25 Januari 2022, Pukul 21.29 WIB.

Nandes mengungkapkan tindakan yang dilakukan Edy Mulyadi dan kawan-kawannya itu dinilai menggangu keharmonisan dalam bingkai Kebhinekaan, sebab kita di Kalimantan tidak hanya terdiri dari satu golongan saja.

“Tindakan ini dilakukan secara sadar dan di ungkapkan bersama rekannya, adanya unsur kesengajaan dalam ungkapan provokatif ini, Kita menilai apa yang dilakukan saudara Edy dan rekan-rekannya begitu mengganggu masyarakat Kalimantan dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

BACA JUGA  BIN Dorong Vaksinasi dan Optimalisasi Perekonomian di Perbatasan RI-Malaysia

Edy

Tidak hanya itu, persatuan Ormas dan OKP Dayak se-Kalimantan Barat sudah melaporkan kejadian ini di Kapolda Kalimantan Barat untuk mengusut tuntas adanya laporan dari masyarakat mengenai statement provokatif tersebut.

“Meminta kepolisian mengenai laporan dari masyarakat agar kiranya dapat mengambil tindakan lebih lanjut, dan berharap agar masyarakat Kalimantan Barat khususnya tidak mudah termakan hoax yang beredar di media sosial,” tutur Nandes .

“Jangan dibiarkan berlarut-larut dan nantinya malah menimbulkan dinamika konflik dari masyarakat, mari kita kawal kasus ini hingga tuntas sehingga tidak ada lagi oknum yang merusak Kebhinekaan,” pungkasnya.

Adrian318

BACA JUGA  REI Peduli Bencana Gempa Bumi Pasbar dan Pasaman
Artikel sebelumyaKadis DPMPTSP Balas Surat Gunakan Kop Surat Ormas
Artikel berikutnyaIntinya Selama Hak dan Kewajiban Berjalan Tercipta Sakinah Mawadah Warahmah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.