Iklan
Iklan
BerandaKESEHATANBKKBN 2023 di Kota Surakarta Gelar KEI Program Percepatan Penurunan Stunting

BKKBN 2023 di Kota Surakarta Gelar KEI Program Percepatan Penurunan Stunting

BKKBN Pusat menggelar Sosialisasi Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja Dr. Dadi Ahmad Roswandi (Plt. Direktur KIE BKKBN Pusat), Ibu Purwanti, SKM., M.Kes MKes (Kepala Dinas DP3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan KB) Kota Surakarta

Acara Sosialisasi dari BKKBN ini diselenggarakan guna mempercepat penekanan angka stunting yang ada di wilayah Jawa Tengah.

Acara Sosialisasi Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Bersama Mitra Kerja dari BKKBN ini di gelar di The Syagra, Kel. Kedung Lembu. Kec. PS. Kliwon, Kota Surakarta Sabtu (9/9/2023) di mulai pukul 12.00 – 14.25 waktu setempat.

BKKBN

Program Sosialisasi dan Kie Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja BKKBN merupakan upaya argumentatif dan persuasif yang langsung menyentuh masyarakat dan keluarga Indonesia karena dilakukan melalui promosi, edukasi serta dialog/diskusi langsung dengan masyarakat di tingkat lini lapangan.

Kegiatan ini melibatkan semua unsur yaitu pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta mitra kerja terkait sebagai upaya mendekatkan Program Bangga Kencana dengan seluruh komponen masyarakat dan menghadirkan peran BKKBN di tengah keluarga Indonesia.

Hadir sebagai narasumber Bapak Dr. Dadi Ahmad Roswandi (Plt. Direktur KIE BKKBN Pusat), Ibu Purwanti, SKM., M.Kes MKes (Kepala Dinas DP3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan KB) Kota Surakarta, Bapak H.Sukamto, S.H (Anggota Komisi IX DPR RI).

BKKBN

Dalam Kesempatan kali ini Dr. Dadi Ahmad Roswandi (Plt. Direktur KIE BKKBN Pusat) memberikan materi mengenai Konsep Dasar Stunting, Pengertian Stunting, STANDAR tumbuh kembang fisik anak normal sesuai usianya, berdasarkan standar yang disarankan WHO, Ciri-Ciri Stunting, Risiko stunting, Penyebab Stunting, Bagaimana Proses Terjadi Stunting, Apa Saja Dampak Stunting (Dampak Jangka Pedek dan Dampak Jangka Panjang)

BACA JUGA  Vaksinasi Presisi  di SDN 31 Bengkulu Selatan

Sedangkan Ibu Purwanti, SKM., M.Kes MKes (Kepala Dinas DP3AP2KB (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Serta Pengendalian Penduduk dan KB) Kota Surakarta memaparkan Data Stunting KEC.PASARKLIWON Menurut EPPGBM bulan Februari 2023, Capaian Pendampingan Kecamatan Pasar Kliwon Bulan Agustus 2023, Hasil Pendampingan Calon Pengantin bulan Agustus 2023, Hasil Pendampingan Ibu Hamil bulan Agustus 2023, Hasil Pendampingan Baduta bulan Agustus 2023, Data Stuntin KEC.PASARKLIWON Menurut Hasil Pendampingan bulan Agustus 2023, Terjadinya Stunting hingga sebab akibat serta Efeknya.

Purwanti, SKM., M.Kes MKes menjelaskan Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan dengan cara : Mengupayakan kesiapan kehamilan yang terbaik bagi calon pengantin (catin KEK untuk menunda kehamilan sebelum KEK nya sembuh/membaik), Ibu hamil rutin mengkonsumsi TTD minimal 90 tablet, Ibu hamil memenuhi asupan protein hewani 100-250 gr/hari atau minimal 4x dalam seminggu, Bayi mendapatkan asi eksklusif dan MPASI tinggi protein hewani mulai dari usia 6 bulan.

BKKBN

Kemudian Balita rutin mengikuti kegiatan pemantauan status gizi di Posyandu, Meningkatkan kualitas asupan balita dengan protein hewani sesuai dengan kebutuhan, Mendeteksi dini pada balita yang tidak naik berat badannya sebanyak minimal 2 bulan, Bagi balita yang sudah stunting, tetap diberikan makanan tinggi protein hewani sebagai stimulus, Memberikan pelatihan penyiapan makanan MPASI dengan komposisi sesuai standar kepada  kader/ibu balita Kader bekerja sama dengan Puskesmas dalam pemantauan pertumbuhan balita di Posyandu.

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.