redaksisatu – TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui Kodim 0428/Mukomuko memulai pembangunan Jembatan Garuda di Desa Tanjung Jaya, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan ground breaking atau peletakan titik nol pembangunan yang dilaksanakan pada Kamis (5/6/2026).
Danramil 428-02/Ipuh, Kapten Inf Afrian, mengatakan pembangunan Jembatan Kelopak 1 di Desa Tanjung Jaya merupakan bagian dari Program Jembatan Garuda yang dilaksanakan pemerintah pusat bekerja sama dengan TNI Angkatan Darat untuk meningkatkan infrastruktur di daerah.
“Jembatan Kelopak 1 Desa Tanjung Jaya dibangun melalui Program Jembatan Garuda yang pelaksanaannya berada di bawah koordinasi Kodam II/Sriwijaya,” ujar Kapten Afrian kepada awak media usai kegiatan ground breaking.
Ia menjelaskan, jembatan yang saat ini masih menggunakan konstruksi kayu dan dalam kondisi rusak akan ditingkatkan menjadi jembatan beton yang lebih kokoh, aman, dan memiliki usia pakai lebih panjang.
“Jembatan Kelopak 1 akan dibangun menjadi jembatan beton. Saat ini kondisinya masih berupa jembatan kayu yang sudah mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan peningkatan,” jelasnya.

Menurut Kapten Afrian, keberadaan jembatan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama sebagai akses penghubung antarwilayah di Kecamatan Ipuh. Karena itu, ia berharap masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Jembatan merupakan sarana yang sangat vital karena menghubungkan sejumlah desa di wilayah Kecamatan Ipuh. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawatnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Jaya, Fajar, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AD atas pembangunan Jembatan Garuda di desanya.
Menurutnya, pembangunan jembatan beton tersebut akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar transportasi dan distribusi hasil perkebunan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI AD atas pembangunan jembatan ini. Dengan adanya jembatan beton, akses transportasi masyarakat akan semakin lancar, terutama untuk mengangkut hasil perkebunan dan meningkatkan konektivitas dengan desa-desa tetangga,” ujar Fajar.



