TNI Tembak Mati, 18 Anggota OPM Ini Penjelasannya

INTAN JAYA, redaksisatu.id – Personel TNI berhasil telah melumpuhkan dan tembak mati 18 anggota OPM.

Delapan belas (18) anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditembak, mereka berusaha menghalangi, aparat TNI.

Saat akan melakukan pelayanan kesehatan ke warga, Kabupaten Ontan Jaya, Papua Tengah.

BACA JUGA  Gus Yasid: Tantang Buka Aliran Dana “Ada Uangnya, Ada Kwitansi!

“Berdasarkan laporan resmi di lapangan, sebanyak 18 anggota OPM tewas,” ujar Dansatgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono, dilansir detik Sulsel, Kamis (15/5/2025).

Peristiwa itu terjadi di Distrik Sugapa, Intan Jaya pada Rabu (14/5) sekitar pukul 04.00 WIT.

Saat itu, aparat TNI hendak memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi ke warga di Kampung Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba.

BACA JUGA  Kapolda dan Gubernur Kalbar Cek Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2023

Kedatangan TNI justru dimanipulasi oleh kelompok bersenjata OPM dengan menjadikan warga sipil sebagai tameng hidup.

Mereka menyebarkan informasi bahwa kedatangan TNI, akan mengancam nyawa masyarakat,” kata Iwan.

Pasukan gabungan TNI yang di bawah kendali Komando Operasi TNI Habema.

BACA JUGA  Komisi VIII DPR Usulkan Penurunan Biaya Haji 2025

Kemudian melakukan penindakan terhadap, kelompok OPM. TNI pun berhasil mengamankan situasi di Distrik Sugapa.

“Operasi yang dilaksanakan secara terukur dan, profesional sejak dini hari pada Selasa.

TNI berhasil mensterilkan wilayah Kampung Sugapa Lama dan Kampung Bambu Kuning.

BACA JUGA  Inspektur Koarmada I Buka Audit Kinerja di Lantamal XII dan Jajaran TA 2024

Dari aktivitas OPM yang dipimpin oleh, Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker,” tegasnya.

Dalam operasi tersebut, aparat TNI juga menyita sejumlah barang bukti di antaranya:

Satu (1) pucuk senjata organik AK-47, Satu(1) pucuk senjata rakitan, serta puluhan butir amunisi berbagai kaliber.

BACA JUGA  Silaturahmi Polda Kalbar dengan Awak Media, Kapolda Mengajak Bersinergi

Kemudian busur dan anak panah, bendera Bintang Kejora serta alat komunikasi.

BACA JUGA  4 Orang Pekerja Proyek Jalan Dibunuh Oleh TPNPB-OPM

.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img