spot_img

Situasi Memanas, Mahasiswa Sampaikan 5 Poin Penting di Gedung DPRD Kalbar

REDAKSI SATU – Ribuan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Pontianak, pada Rabu 27 Agustus 2025.

Terpantau langsung, ribuan Mahasiswa dari BEM Polnep, IAIN, Untan, UMP yang menggelar aksi unjuk rasa tersebut membawa peralatan, diantaranya berupa keranda mayat, banner dan spanduk yang berisi berbagai macam tulisan protes terhadap DPR.

Korlap Aksi, Syariful Hidayatullah mengatakan bahwa unjuk rasa yang dilakukan ini merupakan respon terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tanah air saat ini.

BACA JUGA  Layanan Pengaduan Kapolres Sintang 0813-5058-2003
Mahasiswa
Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu 27 Agustus 2025, sore. (Foto: Redaksi Satu).

Tantangan ini bukan sekadar adu gagasan, melainkan wujud kegelisahan rakyat atas berbagai persoalan yang hingga kini belum mendapat jawaban nyata dari para wakilnya.

“Isu-isu yang kami angkat mencerminkan denyut nadi bangsa dan daerah,” katanya.

Lanjut Syariful Hidayatullah menerangkan, terkait 5 (lima) poin tuntutan yang disampaikan dalam aksi unjuk rasa ini, yakni sebagai berikut:
1. Cabut Tunjangan DPR RI yang melambung tinggi, di tengah kesulitan rakyat, menjadi ironi yang patut dipertanggungjawabkan.

2. Pengesahan RUU Perampasan Aset, sebagai komitmen nyata dalam memberantas korupsi, yang justru berlarut tanpa arah jelas.

BACA JUGA  Terduga Pencuri Motor Beraksi di 4 Lokasi Berhasil Dibekuk
Mahasiswa
Aksi unjuk rasa dari Mahasiswa di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat, pada Rabu 27 Agustus 2025, sore. (Foto: Redaksi Satu).

3. Tuntutan peningkatan gaji guru dan dosen, sebagai pilar pendidikan bangsa, yang hingga kini jauh dari keadilan.

4. Persoalan PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) di Kalimantan Barat, yang merusak lingkungan, merampas ruang hidup masyarakat, namun tak kunjung diatasi secara tuntas.

5. Sikap represif aparat, yang masih kerap menjadi wajah penegakan hukum, menggerus demokrasi yang seharusnya berpihak pada rakyat.

Sementara itu, hingga pukul 16.43 WIB berdasarkan pantauan langsung di lapangan, situasi sedikit memanas karena massa memaksa masuk ke Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat. Namun situasi masih bisa dikendalikan oleh aparat keamanan, dan bendera Merah Putih di Halaman Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Barat juga tampak dikibarkan setengah tiang.

BACA JUGA  Kejaksaan Tinggi Kalbar Kembali Tahan 1 Orang terkait Tipikor Rp8 Miliar Proyek Bandara Rahadi Oesman Ketapang
BACA JUGA  Peringati Hari Armada RI Ke-79, Lantamal XII Gelar Upacara Pembukaan Binsat

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img