Beranda Uncategorized Kanwil Kemenkumham Jateng Sandang Predikat Public Relation Kumham Awards 2021

Kanwil Kemenkumham Jateng Sandang Predikat Public Relation Kumham Awards 2021

Kanwil Kemenkumham
JAKARTA| Redaksi Satu.id-Dari kinerja yang baik dalam membangun berita positif instansi, Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah berhasil memperoleh penghargaan terbaik Public Relation Kumham Awards 2021,Selasa (23/11).

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah A. Yuspahruddin secara langsung menerima piagam penghargaan yang diserahkan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej pada acara Kumham PR Summit 2021 di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Peringkat posisi terbaik pertama dalam kategori Pemberitaan Positif di Media Online, Kakanwil menyampaikan apresiasinya kepada semua jajaran terutama bagi Humas Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah.

“Terima kasih tim Humas yang telah bekerja dengan sangat baik sehingga mendapatkan apresiasi berupa penghargaan ini,”ucap Yuspahruddin saat ditemui dilokasi setelah acara.

Lanjutnya,ia mengungkapkan,”Penghargaan tersebut tentunya tidak luput dari sinergi dan relasi yang luar biasa dengan media online sebagai mitra kerja dalam menyebarluaskan pemberitaan terkait kinerja Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Tengah dan Unit Pelaksana Teknis.

“Penghargaan ini tentu tidak dapat dilepaskan dari kerja keras semua pihak, baik Humas Kantor Wilayah, UPT maupun sinergi yang sangat baik dengan media mitra kerja, khususnya dalam menyajikan berita positif,”jelasnya.

Menurut informasi,pada posisi kedua untuk penghargaan Public Relation Kumham Awards 2021 kepada Kanwil Jawa Timur dan Kanwil Sulsel yang menduduki peringkat ketiga. (Ard)

BACA JUGA  Partai Solidaritas Indonesia Optimis Rebut 10 Kursi DPR-RI di Pemilu 2024
Artikel sebelumyaPMD Kaur Pastikan, Masyarakat Dapat Memilih Walau Belum Vaksin Covid-19
Artikel berikutnyaUMK KSB Diusulkan Naik 1,9 Persen Tahun 2022 Mendatang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.