Iklan
Iklan
BerandaDAERAHDitemukan Organ Dalam Manusia di perairan Mandiangin Pasbar

Ditemukan Organ Dalam Manusia di perairan Mandiangin Pasbar

PasbarRedaksi Satu: Ditemukan organ dalam manusia di perairan Mandiangin Pasbar, hal tersebut dibenarkan oleh Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulwi Finanda, saat dikonfirmasi oleh media ini pada Senin pagi (16/01/2023) melalui selulernya.

Dikatakannya, memang ada ditemukan Body part, organ dalam manusia oleh Tim Basarnas Pasaman bersama BPBD serta TNI dan Polri termasuk masyarakat pada minggu sore (15/01/2023) di perairan Mandiangin.

Menurut Dhio, memang benar organ dalam tersebut merupakan organ dalam manusia, dan hal tersebut sudah berdasarkan hasil pemeriksaan oleh pihak medis.

Namun Dhio menambahkan, organ dalam tersebut belum bisa dipastikan apakah milik korban yang sebelumnya dikabarkan ada penduduk bernama Ade Gunawan berumur sekitar 49 tahun merupakan warga Mandiangin, hilang disambar buaya pada hari Sabtu (14/01).

Dhio menambahkan, sebelumnya menurut informasi yang diterima dari masyarakat, ada warga hilang saat hendak mencari lokan di sungai Mandiangin dan dinyatakan korban hilang diterkam buaya.Ditemukan

“dugaan sementara korban hilang diterkam buaya di sungai Mandiangin,” ujar Dhio.

Ditambahkannya, berdasarkan informasi dari masyarakat tersebutlah, akhirnya pihaknya bersama BPBD dengan masyarakat dibantu TNI dan Polri melakukan proses pencarian korban dengan mengunakan satu unit prahu karet dan empat unit perahu nelayan.

“setelah dilakukan pencarian, tim menemukan perahu milik korban yang ia gunakan saat mencari lokan di sekitar sungai Mandiangin,” terangnya.

Masih menurut Dhio Ulwi Finanda, dikatakannya
berselang beberapa jam, akhirnya Minggu sore itu juga tim menemukan bagian tubuh manusia.

Namun menurutnya, hingga saat ini informasi diterima, belum dapat dipastikan apakah itu memang benar organ korban, pihaknya masih menunggu hasil analisa dari pihak kesehatan.
“Penemuan bodi part merupakan bagian dalam manusia di radius seratus meter dari korban diterkam buaya memang benar, namun kita masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” terang Koordinator Basarnas Pasaman Dhio Ulwi Finanda mengakhiri.

BACA JUGA  Sengketa PT. Anam Koto Rusak Lahan Masyarakat 27/11/21

(Zoelnasti)

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.