Viral Isu OTT Direktur PDAM Bersama Staf, dan Auditor BPK, BB Rp600 Juta? Polda Kalbar Masih Bungkam

REDAKSI SATU – Tipikor Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat diduga kuat melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Direktur Perumdam Tirta Bengkayang (Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bengkayang/PDAM Kabupaten Bengkayang) dan 4 orang lainnya termasuk seorang yang diduga kuat Auditor BPK Perwakilan Kalimantan Barat.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dan viral di group WhatsApp, Polda Kalimantan Barat diduga kuat melakukan OTT terhadap Direktur PDAM bersama Bendahara, Humas PDAM Kabupaten Bengkayang, dan Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, serta seorang Auditor BPK Perwakilan Kalimantan Barat di Pontianak, pada Rabu 30 September 2026, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dalam Operasi Tangkap Tangan tersebut, Polda Kalbar juga dikabarkan turut mengamankan Barang-bukti (BB) uang ratusan juta.

BACA JUGA  Hadapi Pemilu 2024, Polres Sintang Gelar Sosialisasi
OTT
Personel Kepolisian Polda Kalbar saat foto bersama dengan beberapa orang yang diduga kuat diamankan di Mapolda Kalbar terkait OTT di Pontianak pada Rabu 30 September 2026, malam. (Foto: Ist/Redaksi Satu).

“Isunya yang kena OTT Direktur PDAM Kabupaten Bengkayang, Bendahara, Humas, Asisten II Pemkab Bengkayang sebagai Pengawas di Perusahaan PDAM itu, dan satu orang oknum Auditor BPK Perwakilan Kalimantan Barat. Uang yang diamankan saat OTT kurang lebih Rp600 Juta, diduga kuat transaksi itu terkait hasil temuan Audit BPK,” ungkapnya, Kamis 1 Oktober 2026.

Namun dalam dokumentasi saat berada di Mapolda Kalbar, Asisten II Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang tidak terlihat.

“Asisten II malah gak nampak difoto, padahal ikut kena OTT,” sindirnya.

BACA JUGA  Biomassa adalah Solusi Palsu Transisi Energi dan Berpotensi Rampas Tanah Rakyat

Sebelum OTT, pihak Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Barat diduga kuat ada temuan di Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Bengkayang/PDAM Kabupaten Bengkayang sebesar kurang lebih Rp1,5 Miliar.

Dari hasil temuan Audit BPK Perwakilan Kalimantan Barat tersebut diduga kuat terjadilah negosiasi hingga transaksi, antara Direktur PDAM Kabupaten Bengkayang dengan Auditor BPK Perwakilan Kalimantan Barat untuk menutupi temuan tersebut.

Meskipun dugaan kuat peristiwa tersebut beredar dan sudah viral, namun pihak Kepolisian Polda Kalimantan Barat dan pihak terkait lainnya belum memberikan klarifikasi kepada publik secara resmi.

BACA JUGA  Penyidik Kejati Kalbar Dalami Fakta Lapangan terkait TPK Politap dan Napak Tilas
BACA JUGA  6 Tuntutan Massa Fisip Untan, Diantaranya Desak KPK Periksa DPR-DPRD
BACA JUGA  2 Wanita Ditangkap Polres Sekadau

Html code here! Replace this with any non empty text and that's it.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

spot_img