Rasa cemas atau takut sebenarnya normal dialami ketika akan tampil di depan banyak orang, misalnya saat menjadi pembicara, berpidato, bernyanyi, atau menunjukkan bakat. Kondisi ini dikenal dengan istilah demam panggung.

BACA JUGA  Fungsi Rongga Hidung 

Tidak hanya pada situasi yang nyata, sebagian orang yang demam panggung bisa mengalami gejala fisik dan psikis hanya dengan membayangkan tampil di depan sekelompok orang.

Pada kasus yang berat, demam panggung bisa dianggap sebagai glossophobia, yaitu jenis fobia sosial yang membuat penderitanya selalu takut secara berlebihan saat berbicara di depan orang banyak.

Gejala demam panggung bisa muncul saat seseorang menjadi pusat perhatian atau saat semua mata tertuju padanya.

Pada situasi ini, orang tersebut akan merasa seperti dalam keadaan bahaya dan mengalami, denyut nadi dan napas cepat, pusing atau sakit kepala, mulut kering, dan tangan, lutut, bibir, dan suara gemetar.

Dan tangan berkeringat dan dingin, kulit pucat atau memerah, mual dan perasaan tidak nyaman di perut, sulit menahan buang air kecil

Gejala demam panggung sebenarnya masih terbilang wajar bila muncul hanya sesekali atau terjadi di awal penampilan saja.

Seiring berjalannya waktu, orang yang mengalami demam panggung mulai terbiasa dengan diri dan lingkungannya.

Namun, demam panggung bisa pula muncul setiap kali seseorang akan atau sedang tampil di depan banyak orang.

Bahkan, orang demam panggung yang berat bisa pula sampai jatuh pingsan. Bukan tidak mungkin, kondisi ini bisa menghambat karier atau membuat seseorang merasa inferior dan tidak percaya diri.(*)

Sumber: alodokter.com