Beranda KALBAR KSOP Pontianak: Proses Keluar Masuk Kapal Menggunakan Sistem Online

KSOP Pontianak: Proses Keluar Masuk Kapal Menggunakan Sistem Online

KSOP Pontianak
Kantor KSOP Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, Senin 4 April 2022.
KALBAR | redaksisatu.id – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pontianak, menyampaikan proses keluar masuknya kapal diperairan wilayah Perairan KSOP Pontianak sudah menggunakan online aplikasi Inaportnet.

Pernyataan tersebut disampaikan pihak KSOP Pontianak melalui Kasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (Kasi Lala), M. Kendeka, saat dikonfirmasi oleh beberapa wartawan, Senin 4 April 2022, siang.

“Jadi kita sudah memakai aplikasi online Inaportnet dan hanya boleh/dapat dibuka oleh agen pelayaran atau keagenan kapal yang memiliki izin diterbitkan oleh KSOP pusat untuk medapatkan user dan pasword,” ungkap M. Kendeka.

BACA JUGA  Heboh! Seorang Warga Pasaman Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Tak Keluar Rumah
KSOP Pontianak
Kasi LALA KSOP Pontianak, M. Kendeka, Senin 4 April 2022.

Menurut pihak KSOP, dalam aplikasi online tidak perlu ada pihak khawatir terhadap indikasi permainan, karena dalam proses online tersebut semua dipantau langsung oleh Kementerian. Jadi dari siklus ke siklus lainya dalam proses kapal pelayaran sampai keluar.

“Proses kedatangan kapal sampai keluar sudah dipantau langsung oleh Bapak Menteri/Bapak Dirjen,” ujar Kasi LALA KSOP.

Kemudian, lanjut Kendeka menyampaikan, terkait TUKS dan TERSUS dinaungi langsung oleh Kementrian Perhubungan melalui Direktorat Kepelabuhanan. Sebagai perpanjangan tangan dari Pusat, KSOP Pontianak hanya memberikan Berita Acara tentang keadaan real di lapangan.

BACA JUGA  KSOP Pontianak Miliki 110 Terminal Pelabuhan Sungai

“Untuk ijinnya diterbitkan oleh Direktorat Perhubungan Laut dari Pusat,” katanya.

Proses TUTS dan TERSUS harus mempunyai SIUP dan dokumen lainya yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi. Selanjutnya diajukan ke KSOP Pontianak untuk melakukan pengecekan lapangan tersebut dalam pembuatan Berita Acara untuk di proses ke Pusat.

“Prosesnya di Pusat sana,” pungkasnya.

Adrian318

BACA JUGA  PerkumpulAn Jurnalis Online (AJO) Pasbar Peduli
Artikel sebelumyaFachrul Razi Dukung Penguatan Keamanan Siber di Indonesia
Artikel berikutnyaDana BOS Provinsi Aceh Harus Diaudit, Ada yang Nakal!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.