Beranda KALBAR KKP Bangun 2 Kapal Pengawas Perikanan Anti Illegal Fishing

KKP Bangun 2 Kapal Pengawas Perikanan Anti Illegal Fishing

KKP
Miniatur Kapal Pengawas dengan teknologi Anti Illegal Fishing milik KKP.
KALBAR | redaksisatu.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun 2 (dua) Kapal pengawas perikanan berukuran 50 meter tahun 2022 ini. Kedua kapal dengan teknologi “anti illegal fishing” tersebut diproyeksikan untuk memperkuat armada pemberantasan pencurian ikan di laut Indonesia.

KKP melalui Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, menjelaskan bahwa Kapal pengawas yang akan dibangun tersebut dilengkapi dengan peralatan dan permesinan yang canggih.

Beberapa fitur yang dikembangkan diantaranya kecepatan sampai dengan 30 knot, overview wheelhouse 360° yang membuat Nakhoda dan Perwira Kapal bisa melihat ke semua sisi di sekitar kapal serta teknologi pemutus tali (rope cutter).

BACA JUGA  Kapolri Ambil Alih Persoalan PETI Kalbar, Badong Minta Keadilan
KKP
Miniatur Kapal pengawas dengan teknologi Anti Illegal Fishing milik KKP.

“Teknologinya didesain sesuai dengan kebutuhan pemberantasan illegal fishing, diantaranya rope cutter yang mampu memutus jaring yang selama ini sering dilemparkan ke laut untuk menghalangi proses penangkapan Kapal illegal fishing,” kata Adin melalui keterangan tertulisnya kepada Wartawan media www.redaksisatu.id Perwakilan Kalimantan Barat, melalui whatsApp, Minggu 10 April 2022, sekitar Pukul 13.43 WIB.

Selain itu, lanjut Adin menyampaikan bahwa Kapal pengawas kelas II (panjang 50 meter) ini juga dilengkapi dengan water cannon, dan sea rider dengan kapasitas 5 orang awak kapal, serta fin stabilizer dan interceptor yang membuat Kapal tersebut lebih stabil.

Adin juga menjelaskan bahwa desain yang dibuat bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (Swakelola Tipe II) ini pemodelannya telah diujicoba di Laboratorium Uji, Balai Teknologi Hidrodinamika, BRIN, Surabaya.

BACA JUGA  Ekonomi Pancasila Sebangun Dengan Konsep Islam Dalam Kelola SDA

“Kapal ini lebih cepat dan lebih stabil dibanding tipe-tipe sebelumnya untuk kelas kapal yang sama,” terang Adin.

Lebih lanjut Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya KKP, Adin menjelaskan, bahwa kedua Kapal tersebut akan dibangun oleh PT. Palindo Marine -Batam dan diharapkan sudah dapat digunakan untuk memperkuat armada pengawasan pada tahun 2023.

Dalam proses dimulainya pembangunan Kapal tersebut, kata Adin, telah melibatkan supervisi yang memberikan pembekalan dari berbagi instansi terkait seperti Direktorat Tipidkor Bareskrim POLRI, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan Kementerian Perindustrian.

BACA JUGA  Bawa 3 Gram Sabu-Sabu, 2 Pemuda Berhasil Diamankan

“Proses pengadaan kedua Kapal pengawas ini akan terus diawasi dan disupervisi agar sesuai dengan ketentuan peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya.

Sebagai informasi, upaya peningkatan infrastruktur pengawasan memang terus dilakukan oleh KKP di era kepemimpinan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Sebelumnya, Menteri Trenggono juga meresmikan operasional 4 unit speed boat yang diproyeksikan sebagai Unit Reaksi Cepat (URC) bulan Maret lalu.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Trenggono juga menyampaikan bahwa akan terus memperkuat teknologi pemantauan dan pengawasan sumber daya kelautan, sumber daya manusia serta sarana dan prasarana pendukungnya.

Humas Ditjen PSDKP_red/Adrian318

BACA JUGA  Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Membengkak
Artikel sebelumyaBupati Melawi Berikan Bantuan Ke Masjid Dalam Safari Ramadhan 1443 H
Artikel berikutnyaDPD ICDN Melawi Periode 2019-2024 Resmi Dilantik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.