KALBAR | redaksisatu.id – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Poros Sahabat Nusantara (POSNU) Kalimantan Barat mengharapkan agar Bawaslu Daerah memberdayakan Kader Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) dalam Pemilu 2024 mendatang.
Pernyataan Ketua DPD POSNU Kalbar Ismail, S. AP ini disampaikan langsung pada saat Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Peran Strategis Pemuda dan Alumni SKPP dalam Pengawasan Pemilu 2024.
Kegiatan POSNU tersebut digelar secara online melalui Googlemeet dan diikuti 100 peserta yang terdiri dari pemuda dan alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) se-Kalbar, Selasa 13 September 2022.

Ketua DPD POSNU Kalbar Ismail, S. AP, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan peran aktif pemuda dan kader SKPP dalam pengawasan pemilu yang akan digelar pada tahun 2024.
“Jumlah kasus pelanggaran disetiap perhelatan pesta demokrasi menunjukan peningkatan angka mulai dari 2014 sampai 2019 itu terjadi peningkatan angka yang signifikan, maka perlu peran aktif semua kalangan khususnya pemuda dan kader SKPP pada pesta demokrasi 2024 nanti,” kata Ismail.
Ia juga meminta kepada Bawaslu daerah agar mampu memberdayakan pemuda dan kader SKPP pada pemilu 2024 nanti.
“Ya wajib hukumnya untuk memberdayakan pemuda apalagi kader SKPP, itu jelas kader yang diciptakan Bawaslu, yang sudah dibekali ilmu kepengawasan, maka sudah seharusnya mereka diberdayakan,” ujarnya.
Hadir juga pada kegiatan tersebut Tenaga Ahli (TA) Bawaslu RI Ahmad Thohir, Burhan Robith Dinaka, ketua bidang demokrasi dan kepemiluan DPP POSNU, Qomaruzzaman, anggota Bawaslu Kab. Kubu Raya, dan Rinto kader SKPP Nasional.
Adrian318