London, Redaksi Satu | Morgan McSweeney resmi mengundurkan diri dari jabatannya, sebagai Kepala Staf Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.
Pengunduran diri ini dilakukan di tengah badai kritik terkait, penunjukan Peter Mandelson sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat.
McSweeney menyatakan memikul “tanggung jawab penuh” atas saran yang ia berikan kepada Starmer dalam penunjukan tersebut.
Kontroversi mencuat setelah terungkapnya, email yang mengungkap kedekatan Mandelson dengan terpidana pelaku pelecehan seksual anak, Jeffrey Epstein.
Dalam pernyataan resminya, McSweeney menyebut penunjukan Mandelson sebagai keputusan yang keliru dan telah merusak kepercayaan publik terhadap Partai Buruh, pemerintah, serta dunia politik Inggris.
“Dalam kehidupan publik, tanggung jawab harus diambil ketika itu paling penting. Dalam situasi ini, satu-satunya langkah terhormat adalah mengundurkan diri,” tegas McSweeney.
Kepergian McSweeney menjadi pukulan besar bagi pemerintahan Keir Starmer, mengingat perannya sebagai penasihat politik utama perdana menteri.
Meski mundur, McSweeney menegaskan tetap memberikan dukungan penuh kepada Starmer dan mendesak perombakan menyeluruh terhadap proses uji kelayakan pejabat publik. (Dilansir dari The Guardian).



