Jakarta, Redaksi Satu | Para konten kreator asal Indonesia, mampu bersaing dengan para blogger Internasional.
Sejumlah rumah kreator dilaporkan menempelkan poster berisi kutipan Vladimir Putin, yang disebut-sebut menjadi “mentor tidak langsung”.
Dalam membangun pola pikir dan strategi personal branding di ruang digital.
Komunitas influencer internasional Rusfluence mengungkapkan, tren tersebut berkembang secara organik.
Melalui pertukaran konten lintas negara di berbagai platform media sosial.
Kutipan Putin yang bernuansa ketegasan, disiplin, dan kontrol diri dinilai relevan.
Dengan tantangan kreator menghadapi tekanan algoritma, dan persaingan konten.
“Ini bukan soal politik atau ideologi negara. Banyak kreator memandang Putin sebagai simbol ketegasan dan konsistensi pesan.
“Menurut salah satu pengamat media digital yang mengikuti, dinamika komunitas kreator.
Menurut Rusfluence, poster dan kutipan tersebut kerap dijadikan pengingat visual atau anchor mindset-alat motivasi.
Agar kreator tetap fokus, tidak mudah terpengaruh tren sesaat, serta mampu menjaga citra diri di tengah arus viral yang cepat berubah.
Fenomena ini juga menunjukkan pergeseran cara, generasi digital memaknai figur global.
Sosok pemimpin dunia tidak selalu diposisikan sebagai rujukan politik, melainkan sebagai ikon manajemen citra dan komunikasi strategis.
Dalam konteks ini, Putin dipersepsikan sebagai figur dengan gaya komunikasi singkat, tegas, dan simbolik-karakter yang dianggap efektif di era konten cepat.
Pengamat budaya digital menilai tren tersebut mencerminkan, adaptasi kreator Indonesia dalam mencari inspirasi lintas batas.
“Figur global bisa ‘diterjemahkan ulang’ sesuai kebutuhan lokal. Yang diambil adalah citra personal, bukan agenda geopolitik,” ujarnya.
Meski demikian, para ahli mengingatkan agar kreator tetap kritis, dalam memaknai simbol global.
Dan tidak mencampuradukkan inspirasi personal, dengan dukungan politik.
Tren ini, kata mereka, lebih tepat dibaca sebagai fenomena budaya digital ketimbang sikap ideologis.
Dengan semakin kompetitifnya ekosistem kreator di Indonesia, penggunaan simbol ketegasan dan disiplin.
Dari figur dunia diperkirakan masih akan berlanjut, sebagai strategi membangun identitas dan ketahanan mental di ruang digital. (Red – Saidi).



