Iklan
Iklan
BerandaDAERAHWarga Pengungsi Berharap Saat Merayakan Lebaran di Rumah

Warga Pengungsi Berharap Saat Merayakan Lebaran di Rumah

Pasaman Barat | Redaksi Satu – Warga pengungsi berharap saat merayakan Lebaran nanti mereka sudah bisa merayakannya di rumah masing-masing, harapan warga Pengungsi Timbo Abu Ateh Nagari Kajai Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat Sumbar ini, terungkap saat sejumlah tokoh Sumbar mengunjungi daerahnya pada Selasa malam (19/04/2022).

Pada pertemuan malam itu ternyata terungkap, masih ada sekitar empat puluh lima Kepala Keluarga (KK) korban pasca gempa Pasbar yang terjadi 25 Pebruari 2022 dua bulan lalu, hingga kini masih tidur di tenda-tenda pengungsian.

Kunjungan rombongan beberapa tokoh Sumbar itu dalam rangka Silaturahmi Safari Ramadhan dan sekaligus berbuka bersama dengan masyarakat korban gempa, juga sekaligus memberikan beberapa paket kebutuhan masyarakat bukan saja sembako, tapi ada kebutuhan lainnya seperti obat-obatan dan peralatan kebutuhan rumah tangga maupun pertanian.Warga Pengungsi

Kunjungan Tim Safari Ramadhan DPD RI yang mengusung tema ‘Ramadhan Ceria’ malam itu di pimpin oleh Senator Wanita Sumbar yang juga anggota DPD RI, Hj. Emma Yohanna.

Ramadhan Ceria malam itu juga terlihat dihadiri oleh ketua DPW Muhammadiyah Sumbar, Shofwan Karim Elha, Ulama dan cerdik pandai Pasbar, Marhadi Effendi beserta rombongan juga sejumlah relawan dari berbagai komunitas, baik yang ada di Pasbar maupun Sumbar.

Seusai berbuka bersama, acara dilanjutkan dengan Sholat Magrib berjamaah di tenda Mushola, selesai sholat Magrib sambil makan bersama dan dilakukan diskusi dengan masyarakat setempat.Warga Pengungsi

Dalam diskusi tersebut terungkap ternyata, hingga dua bulan pasca gempa khususnya di daerah Timbo Abu Ateh masih ada sekitar 45 Kepala Keluarga (KK) lagi yang masih tidur ditenda pengungsian.

Menurut keluhan masyarakat tersebut, hal ini disebabkan rumah mereka yang mengalami rusak berat pasca gempa bumi pada 25/2 lalu, hingga rumah tersebut tidak layak huni, akibatnya warga masih trauma pulang ke rumahnya.

BACA JUGA  Waka Polres 50 Kota, Kompol Basrial: Operasi Antik 2023 Polres 50 Kota Amankan 5 Tersangka 3 TO

Namun hingga kini warga tersebut belum mendapatkan huntara, warga juga masih trauma pulang kerumah karena rumah yang tidak layak huni, apabila di paksakan mereka takut rumah tersebut ambruk dan dapat menimbulkan korban jiwa.

Menanggapi keluhan masyarakat dari tenda pengungsian di Timbo Abu Ateh Nagari Kajai
tersebut, Anggota DPD RI, Emma Yohanna menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih mengusahakan keberbagai pihak agar hak para penyintas bencana tersebut dapat direalisasikan, Ia akan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, dan mencari peluang bantuan di pusat.Warga Pengungsi

“Sore ini, Saya kembali meninjau masyarakat Timbo Abu Ateh, dan sangat perihatin dengan keadaan mereka yang sudah berbulan-bulan tidur di tenda, dengan keadaan tersebut mereka rawan terkena penyakit menular, untuk itu saya juga membawa tim medis untuk memeriksa kesehatan masyarakat di sini,” terang Emma.

Sementara itu menurut Pj. Wali Nagari Persiapan Timbo Abu Ateh,Mulyadi ia juga hingga saat ini masih berusaha untuk mendapatkan bantuan bagi masyarakatnya dengan mengundang para dermawan dan donatur dari berbagai kalangan untuk dapat bersama sedikit meringankan beban masyarakat Timbo Abu Ateh.

Malam itu menjelang sholat taraweh, saat warga Timbo Abu Ateh berdikusi dengan Emma Yohanna dan rombongan sera para relawan lainnya, warga megadukan nasibnya, khususnya kepada Senator Wanita perwakilan Sumbar itu.

Menurut warga hingga saat ini mereka belum bisa pulang ke rumah dan berharap agar mereka dapat kembali ke rumah menjelang lebaran Idul Fitri nanti.

Salah seorang warga Timbo Abu Ateh, Remina mengaku belum bisa kembali ke rumah, karena rumahnya belum dibangun, sementara ia sudah didata, namun hingga saat ini huntara yang dijanjikan tersebut belum juga kunjung dibangun, mereka masih menunggu pembangunan huntara.

BACA JUGA  CSR Dapat Kurangi Angka Kemiskinan

“Bagaimana kami bisa pulang, rumah sudah tidak ada lagi, untuk itu kami berharap Pemerintah, khususnya dinas terkait agar apat membangun huntara buat kami menjelang lebaran Idul Fitri nanti, agar kami dapat merayakan momen lebaran di rumah masing masing,” Harap Mina.

(Zoelnasti)

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.