Iklan
Iklan
BerandaJAKARTASejak Bayi Dalam Kandungan Ibu, Gizi Apa Yang Diberikan

Sejak Bayi Dalam Kandungan Ibu, Gizi Apa Yang Diberikan

Jakarta – Menciptakan sumber daya manusia yang handal, cerdas, super inovatif dan kreatif, dan mumpuni segala bidang, dimulai sejak bayi dalam kandungan seorang Ibu, (5/1/2024).

Pembentukan sel otak sangat krusial saat bayi berada dalam kandungan ibunya. Masa yang pendek ini.

Sih janin harus diberikan kecukupan gizi, agar dalam, pertumbuhan sel otak berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Dubes & Parlemen Polandia Tinggal Kesan Diplomatik Yang Menggembirakan

Seperti diketahui, bahwa sel otak terbentuk atau tumbuh mulai janin berusia 7 minggu didalam kandungan.

Sel otak yang miliaran jumlahnya hanya diberi kesempatan tumbuh selama sembilan bulan dan sepuluh hari normalnya.

“Kalau saja ibu hamil kekurangan gizi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan sel otak janin, maka jumlah sel otak yang mampu bertumbuh bisa berkurang.”

BACA JUGA  Daun Kelor Kaya Manfaat Untuk Kesehatan

Tentu saja, pertumbuhan sel otak ini harus ditunjang kesehatan ibu hamilnya dengan kecukupan sanitasi seperti hidup bersih serta kelengkapan lainnya.

Namun yang terpenting untuk menumbuhkan SDM cerdas, kecukupan gizi bagi ibu hamil harus terpenuhi.

“Gizi saat di kandungan, harus betul-betul terjamin. Jika tidak, sel otak janin itu akan bertumbuh dibawah standar.”

BACA JUGA  Nirina Zubir Hadapi Kasus Penyekapan Pasutri Tersangka Mafia Tanah

Setelah bayi terlahir didunia, jumlah sel otak tidak bertumbuh lagi atau bertambah. Tetapi, otak akan mengalami perkembangan, penebalan, jaringan sinap serta sambung-menyambung.

“Jadi tiga tahun pasca lahir, ini sangat menentukan untuk SDM emas bangsa, sehingga menentukan intelektual bangsa, serta modal spiritual.

Perkembangan otak dari kandungan sampai umur lima tahun, atau balita ini harus mendapat asupan gizi yang cukup. Inilah yang menentukan kecerdasan bagi bangsa ke depan sebagai bekal dan cetak generasi emas Indonesia emas 2045.

BACA JUGA  Anodontia Tidak Berbahaya, Bisa Turunkan Rasa Percaya Diri 

PERKEMBANGAN DEWASA

Selanjutnya, dalam perkembangan usia pasca balita antar umur 5 -18 tahun, perkembangan otak tidak begitu significan.

Namun guna perkembangan usia anak menjadi dewasa ini, negara harus hadir dengan memberikan penyediaan infrastruktur sosial sesuai standar untuk mendukung literasi sosial.

“Ini sangat menentukan dan infrastruktur sosial sangat penting, seperti pelayanan kesehatan, lingkungan dan pendidikan yang mencukupi.”

BACA JUGA  Stunting dan Dampaknya pada Kehidupan Anak

“Jadi seperti yang diungkapkan Sayidina Ali Bin Abi Tholib bahwa bayi umur 5 tahun pertama, kalau minta apa saja wajid dituruti, sebagai puncak inovasi dan kreasi sebagai manusia.

Sedangkan umur 5-9 tahun waktunya didikte layaknya panglima tentara, selanjutanya 9-12 tahun dan hingga 18 tahun peran orang tua dikurangi hingga menjadikan anak sebagai sahabat.”

“Ini penting, karena jangan sampai anak curhat ke tempat lain, bukan ke orang tuanya. Apalagi, situasi dalam era digital seperti ini, akan berbahaya.”

BACA JUGA  Suka Duka: Didi Jadi Pedagang Limbah Rongsokan

Sehingga Program Capres Cawapres Prabowo Gibran: makan siang dan susu gratis untuk anak, santri, dan ibu hamil sudah sangat tepat, obyektif dan rasional.

Targetnya 82,9 juta paket tiap hari selama lima tahun (2024-2029) dengan anggarab sekitar Rp 2000 trilyun.

Dan besaran anggaran ini jadi potensi besar dongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia, kemajuan ekonomi rakyat UMKM dari hulu hingga hilir, dan kewirausahaan milenial dan gen Z.

BACA JUGA  Jamaah Musala di Batusangkar Temukan Bayi Saat Magrib

Ini adalah sebuah wujud nyata dari harapan yang dirindukan rakyat dan bangsa Indonesia. Prabowo Gibran punya kemauan dan kemampuan realisasikan untuk Indonesia emas 2045.

Hanya saja, dalam pelaksanaanya memang tidak mudah. Juga kerap salah kaprah bahkan disalahgunaka.

Oleh karena itu, harus terkelola sscara baik dan benar, profesional dan transparan. Sekali lagi, harus ditekankan kembali makan siang dan susu gratis untuk anak-anak, santri dan ibu hamil.

BACA JUGA  Misteri Mayat Bayi Bersimbah Darah di Pamekasan Masih Misteri

“Semoga bangsa ini kedepan akan semakin menjadi bangsa yang kompetitif, mampu bersaing dan disegani di tingkat global.”

dr Ali Mahsun Atmo, M. Biomed.
Dokter Ahli Kekebalan Tubuh
Ketua Umum APKLI Perjuangan
Ketua Umum KERIS (Komite Ekonomi Rakyat Indonesia)

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.