Beranda BENGKULU PT. DDP dan Warga Saling Klaim Lahan HGU

PT. DDP dan Warga Saling Klaim Lahan HGU

pt. ddp
PT. DDP atau Dharia Darma Pratama, dan masyarakat Kecamatan Air Rami, serta Malin Deman Kabupaten Mukomuko Bengkulu, saling klaim terhadap lahan HGU.

Polemik saling mengklaim antara PT. DDP dan warga, terjadi, setelah PT Dharia Darma Pratama (DDP) menunjukkan Legalitas Peta Kerjanya yang berada di Wilayah Air Rami dan Malin Deman.

PT. Dharia Darma Pratama, menunjukkan Legalitas Peta Kerjanya, di wilayah Air Rami dan Malin Deman atas permintaan dari warga.

BACA JUGA  Zakat Fitrah di Bengkulu Selatan Rp35000 Perjiwa

Salah satu Tokoh Masyarakat Desa Bukit Harapan, Engkus, yang juga mantan Kepala Desa, menceritakan bahwa PT. DDP masuk ke daerah Air Rami, saat dirinya masih menjabat Kades.

Engkus mengatakan, saat itu dirinya tidak tahu menahu mengenai data legalitas PT. Dharia Darma Pratama, baik itu HGU ataupun Peta Lokasi Kerja.

“Tentang Peta atau HGU yang dipertanyakan warga selama ini, saya tidak mengetahuinya,” ungkap Engkus kepada awak media, Rabu 9/02/2022.

BACA JUGA  Warga Tolak HGU PT. DDP Tanpa Plasma 20%

Engkus mengungkapkan, terkesan selama ini data tersebut sengaja ditutupi, sehingga akhirnya menimbulkan konflik dengan masyarakat.

“Karena tertutup selama ini, sehingga jadi pertanyaan karena Desa kita, ada juga Peta Wilayah Transmigrasi, takutnya nanti tumpang tindih,” ungkap Engkus.

Terkait polemik HGU ini, Engkus mengatakan, “tidak tahu siapa yang harus bertangung jawab atas lahan tersebut, atau kemana harus menggugat,” tutupnya.

BACA JUGA  Kegiatan Patroli Blue Light, Antisipasi Balap Liar
pt. ddp
Warga Setempat Aluwi

Di tempat terpisah, seorang warga setempat,  Aluwi mengaku bingung, setelah melihat Peta Lokasi Kerja PT. Dharia Darma Pramata.

“Keterangan pada peta yang juga diberi warna, sungai, batas divisi, batas blok, inclave, dan SK HGU serta luasan lahan, membuat kita menjadi bingung,” ucap Aluwi.

Dalam peta, lanjut Aluwi, cuma ada keterangan berwarna merah tertulis Izin Lokasi (1.660, 03 Ha), apakah termasuk lahan X.10 atau tidak, dirinya tidak mengetahui.

BACA JUGA  Lembaga M16 Menilai Polri di NTB Sudah Humanis, Perlu Diapresiasi Masyarakat

“Yang berwarna merah tertulis Izin Lokasi (1.660, 03 Ha), apakah ini termasuk yang dikatakan orang lahan X.10, jelasnya kita tidak tau,” tutur Aluwi.

“Kami berharap kepada Pemerintah atau Intansi  dapat melakukan mediasi, agar polemik yang selama ini terjadi antara pihak perusahaan dan masyarakat bisa ada kejelasan,” tutup Aluwi.

pt, ddp
Staff Humas PT. DDP Sapuansyah

Dilain sisi, Staf Humas PT. Dharia Darma Pratama Sapuansyah, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp mengatakan, Lahan X.10 itu sudah jadi milik PT. DDP. (Q-74/AL)

BACA JUGA  Kalahkan Mukomuko 2-0 Persiman ke Perdelapan Final
Artikel sebelumyaMomen Peringatan HPN 2022 di Pasbar Ditandai Dengan Peletakan Batu I Gedung Pers
Artikel berikutnyaNekat Seludup Sabu ke Rutan, IRT di Aceh Ditangkap

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.