Iklan
BerandaKESEHATANAtychiphobia, Penderitanya Alami Emosional Yang Ganggu Kehidupan

Atychiphobia, Penderitanya Alami Emosional Yang Ganggu Kehidupan

Atychiphobia adalah ketakutan berlebihan terhadap kegagalan dan dapat membuat penderitanya menghindari aktivitas, atau situasi apa pun yang berpotensi tidak berhasil. Orang dengan fobia ini bisa mengalami masalah emosional yang mengganggu kehidupan sehari-hari

Hampir semua orang pernah merasa khawatir terhadap kegagalan pada suatu fase dalam hidup dan hal ini wajar terjadi.

Namun Pada orang dengan atychiphobia, takut yang dirasakan bisa sangat parah hingga menghalanginya mencapai suatu peluang penting, misalnya wawancara kerja, ujian, atau dalam hubungan asmara.

Pada kondisi atychiphobia, penderitanya melihat kegagalan sebagai ancaman bagi diri mereka sendiri.

Misalnya khawatir bahwa kegagalannya menyebabkan rasa malu atau takut mengecewakan orang lain.

Penyebab Atychiphobia

Pengalaman di masa lalu yang traumatis, misalnya sering mendapatkan penghinaan setelah gagal atau kegagalan di masa lalu yang memberikan dampak mengerikan, seperti kematian atau kehilangan pekerjaan

Tumbuh dalam keluarga yang takut akan kegagalan, dan pernah membaca atau mendengar mengenai pengalaman orang lain akan kegagalan.

Hal di atas menjadi penyebab seseorang bisa mengalami fobia ini. Atychiphobia bisa berakar dari kepribadian perfeksionis.

Atychiphobia juga sering kali terjadi akibat faktor lingkungan, misalnya seseorang dibesarkan di lingkungan yang mengajarinya bahwa kegagalan tidak bisa diterima sama sekali.

Mengenal Gejala Atychiphobia

Atychiphobia dapat dilihat dari gejala seperti, takut melakukan pekerjaan, baik di kantor, rumah, atau sekolah, mudah marah atau tersinggung, takut dinilai orang lain, pesimis.

Dan cenderung menunda-nunda bila ada tugas atau suatu kegiatan yang kelihatannya menantang, tidak bisa mempertahankan hubungan dengan seseorang dan t idak mau menerima kritik atau bantuan yang membangun

Atychiphobia juga bisa menyebabkan gejala serangan panik saat penderitanya memikirkan tentang kegagalan, seperti gemetaran, pusing, keringat berlebihan, jantung berdebar-debar, mual, sesak napas, dan sakit perut

BACA JUGA  Bahaya Tato Bagi Kuli dan Tubuh

Menangani Atychiphobi

Tujuan utama penanganan atychiphobia adalah untuk mengurangi rasa takut yang berlebihan dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Bila tidak diatasi, atychiphobia bisa membuat penderitanya selalu tidak percaya diri, tidak percaya dengan kemampuannya, tidak memiliki motivasi, merasa dirinya tidak berharga, bahkan bisa melukai diri sendiri hingga membuatnya melewatkan kesempatan besar.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengelola rasa takut berlebihan akan kegagalan:

Berteman dengan orang yang bisa mendorong dan mendukung ke arah positif.

Melihat kegagalan sebagai sebuah kesempatan untuk belajar dan tantangan yang harus diatasi, bukan ancaman

Mencoba bertanya pada diri sendiri sebelum memutuskan sesuatu, “apa yang harus saya lakukan bila hasilnya buruk?” atau “apa yang bisa saya lakukan untuk menghadapi tantangan yang ada?”

Menghindari self-talk negatif yang bisa merusak kepercayaan diri dan usahakan berpikir optimis pada diri sendiri

Menyadari bahwa beberapa kegagalan memang tidak bisa dihindari dan berlatihlah untuk memaafkan diri sendiri saat gagal

Berfokuslah pada sebuah proses perjalanan dan pembelajaran yang didapat dari usaha yang telah dilakukan

Mencoba latihan mindfulness dan relaksasi agar tetap merasa tenang dan mengurangi rasa cemas, misalnya meditasi atau latihan pernapasan

Selain itu, Anda juga perlu mengurangi konsumsi minuman berkafein atau beralkohol yang bisa memperburuk stres dan kecemasan, mencoba tetap aktif secara fisik, makan makanan yang sehat, serta tidur yang cukup.

Jika Anda merasa mengalami atychiphobia dan cara-cara dia atas tidak bisa mengatasi rasa takut akan kegagalan yang  dialami, penting untuk segera berkonsultasi ke psikolog atau psikiater guna mendapat penanganan yang tepat. Penanganan yang biasanya diberikan adalah terapi perilaku kognitif.

Sumber: alodokter.com

Trending

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.